Warjak, Cara Baru Nikmati Masakan Khas Warteg Pinggir Jalan

Dythia Novianty, Risna Halidi

Rabu, 24 Januari 2018 | 06:45 WIB
Warjak, Cara Baru Nikmati Masakan Khas Warteg Pinggir Jalan
Warjak. [Suara.com/Risna Halidi]

Suara.com - Warteg atau Warung Tegal kerap menjadi pilihan masyarakat saat mencari santapan sehari-sehari.

Keunggulan utama dari Warteg adalah menyajikan masakan rumahan dengan harga murah dan rasa juara.

Tapi tahu kah Anda jika pengusaha Warteg biasanya harus mempersiapkan segala hal dari sejak pagi buta?

Untuk itu, muncul ide baru mengenai gaya baru memberdayakan restoran rumahan seperti Warteg.

Adalah Warungnya Jakarta atau Warjak, sebuah franchise rumah makan yang terinspirasi dari konsep Warteg.

Lewat Warjak, pengusaha rumah makan tidak dibebani dengan kesibukan berbelanja dan memasak karena sudah disediakan dari dapur terpusat.

"Banyak sekali pedagang Warteg yang sudah tidak bisa masak lagi. Mereka Subuh harus ke pasar, lalu masak, lalu jaga warung sampai sore. Akhirnya tidak kuat secara fisik tapi masih membutuhkan usaha Warteg-nya. Nah, kami memberikan solusi pangan dan kualitas kehidupan bila mau bergabung dengan kami," kata salah satu perwakilan Tim Warjak, Martin Kauw kepada Suara.com di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2018).

Warjak. [Suara.com/Risna Halidi]

Martin juga menjamin, makanan Warjak lebih higienis dan beragam. Saat memulai bisnis Warjak, Martin sudah menggandeng pakar nutrisi dan quality assurance ke dalam tim.

baca juga

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari usaha menciptakan kualitas makanan yang enak, bersih dan tahan lebih lama meski tanpa bahan pengawet apapun.

Paket kemitraan Warjak juga tergolong murah. Cukup membayar Rp5,5 juta, calon mitra Warjak sudah bisa mendapatkan etalase, meja, dua buah bangku panjang, centong takar, piring serta sendok. Untuk makanan, mitra memiliki kesempatan minimal order sebesar Rp250 ribu dan bebas memilih 62 menu masakan yang tersedia.

Warjak. [Suara.com/Risna Halidi]

"Minimal menu utama seperti telur dadar, tempe orek dan sayur harus ada ya," tambah Martin.

Salah satu mitra Warjak di Tebet, Cinthia, sudah memulai bisnis rumah makannya sejak November lalu.

"Alhamdulillah, omset bisa Rp8 hingga Rp10 juta sebulan," kata perempuan yang juga masih berprofesi sebagai karyawan swasta tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tega Nian, Bulan Puasa Ada Ortu Buang Bayi di Toilet Mal

Tega Nian, Bulan Puasa Ada Ortu Buang Bayi di Toilet Mal

News | Kamis, 30 Juni 2016 | 19:07 WIB

Ini Kabar Terakhir Ibu Warteg Saeni, Sekarang Pulang Kampung

Ini Kabar Terakhir Ibu Warteg Saeni, Sekarang Pulang Kampung

News | Kamis, 30 Juni 2016 | 19:15 WIB

Curhatan Saeni, karena Buta Huruf Wartegnya Kena Razia

Curhatan Saeni, karena Buta Huruf Wartegnya Kena Razia

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 06:13 WIB

Satpol PP Angkut Makanan Warteg Saat Puasa, Ini Imbauan Menag

Satpol PP Angkut Makanan Warteg Saat Puasa, Ini Imbauan Menag

News | Senin, 13 Juni 2016 | 12:29 WIB

Makanan Warteg Disita Saat Puasa, Menag Anggap Tak Manusiawi

Makanan Warteg Disita Saat Puasa, Menag Anggap Tak Manusiawi

News | Senin, 13 Juni 2016 | 11:52 WIB

Nyata, Ibu Saeni Beri Makan Pengemis, Dapat Balasan Uang Jutaan

Nyata, Ibu Saeni Beri Makan Pengemis, Dapat Balasan Uang Jutaan

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 21:03 WIB

Terkini

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 20:51 WIB

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

×