Agar Tak Gampang Emosi, Biasakan Sarapan Setiap Hari

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 12 April 2018 | 09:38 WIB
Agar Tak Gampang Emosi, Biasakan Sarapan Setiap Hari
Ilustrasi seorang perempuan sarapan sambil berjalan. [Shutterstock]

Suara.com - Membiasakan diri sarapan setiap hari tak hanya berguna untuk mengasup energi seharian, tetapi juga membuat Anda tak mudah tersulut emosinya sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor. Tahu sendiri, kan, perjalanan di pagi hari, terutama di kota besar seperti Jakarta, kerap menyulut emosi dengan kemacetannya.

Disampaikan spesialis gizi Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, SpG(K), "Sarapan itu penting. Penelitian menunjukkan bahwa sarapan bisa menjaga mood dan mencegah stres. Jadi, kalau mau bisa menahan emosi atau menahan diri supaya nggak nyinyir, itu coba dilihat pola sarapannya seperti apa," ujar dr. Fiastuti di sela-sela temu media yang dihelat Quaker Oats di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Selain frekuensi yang teratur, Fiastuti menambahkan, sarapan sebaiknya juga memenuhi syarat sehat. Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain, menu sarapan mengandung karbohidrat kompleks, bisa berupa oatmeal atau nasi merah yang juga mengandung serat tinggi. Selain itu, pastikan menu sarapan Anda juga mengandung protein namun rendah lemak, mengandung mineral, dan rendah lemak jenuh.

"Dalam 78 gram oats itu mengandung 300 kalori, proteinnya 13 gram, lemak 5 gram, serat 8 gram, dan 51 gram karbohidrat. Jadi oatmeal sudah memenuhi kriteria sarapan sehat," ujar Fiastuti.

Tak hanya memasok energi dan menahan diri agar tak mudah emosian, Fiastuti menambahkan, sarapan secara teratur dengan menu yang sehat juga bisa menghindarkan Anda dari risiko mengidap penyakit tidal menular seperti diabetes, stroke, dan jantung di masa mendatang.

Alasannya, sarapan secara teratur dengan menu sehat bisa menjaga tubuh Anda dari risiko kenaikan gula darah secara cepat yang memungkinkan Anda terserang diabetes. Jika sudah terserang diabetes, maka risiko penyakit lainnya pun akan menyertai.

"Sarapan yang sehat itu yang penyerapannya ke tubuh pelan sehingga kadar gula naiknya pelan-pelan juga, tidak fluktuatif. Kalau fluktuatif, bisa memicu diabetes. Ujung-ujungnya, kalau sudah diabetes bisa memicu stroke, jantung," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Menu Sarapan yang Bikin Kulit Wajah Kinclong

Ini Dia Menu Sarapan yang Bikin Kulit Wajah Kinclong

Lifestyle | Minggu, 18 Februari 2018 | 07:00 WIB

Awas, Sering Tak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung!

Awas, Sering Tak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung!

Health | Jum'at, 19 Januari 2018 | 07:49 WIB

Alasan Mengapa Ibu Sering Punya Emosi Negatif

Alasan Mengapa Ibu Sering Punya Emosi Negatif

Health | Kamis, 14 Desember 2017 | 09:23 WIB

Terkini

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×