Hindari Bahan Ini Jika Anda Memiliki Kulit Sensitif

Vania Rossa

Senin, 16 April 2018 | 20:30 WIB
Hindari Bahan Ini Jika Anda Memiliki Kulit Sensitif
Ilustrasi perawatan kulit. [Shutterstock]

Suara.com - Punya kulit sensitif bukan berarti Anda harus terus-menerus menggunakan produk bayi atau kosmetik khusus kulit sensitif yang mungkin mahal harganya. Anda hanya harus tahu bahan-bahan mana yang memicu masalah di kulit Anda dan menghindarinya.

Dilansir dari situs Self, dokter kulit Joel Schlessinger, M.D. mengungkapkan bahwa kulit sensitif dapat diketahui jika Anda selalu bermasalah dengan sebagian besar produk kosmetik yang Anda gunakan, termasuk serum vitamin C, retinol, dan krim peroksida benzoil. gejalanya adalah muncul ruam, bintik merah, atau reaksi negatif lainnya.

Kulit sensitif juga akan tampak lebih kering akibat sulit mempertahankan kelembapan, sehingga Anda mungkin rentan terhadap rasa gatal.

Berikut daftar bahan-bahan yang biasa ada di produk kosmetik yang harus dihindari oleh pemilik kulit sensitif:

1. Pewangi atau parfum
Pewangi adalah bahan kosmetik pertama yang sama sekali tidak dianjurkan oleh dokter kulit untuk pemilik kulit sensitif. "Satu jenis wewangian buatan bisa mengandung 200 atau lebih komponen kimia atau botani yang berbeda, dan kulit Anda bisa bereaksi terhadap salah satu dari mereka," kata Dr. Schlessinger.

Jika Anda memilih produk kosmetik, pilihlah yang memiliki label "bebas parfum" atau "fragrance free". "Label fragrance free berarti tidak ada tambahan wewangian yang ditambahkan ke dalam produk. Tapi, tidak berarti bahwa produk tersebut tidak memiliki aroma, karena bisa jadi aroma muncul secara alami karena bahan-bahan yang lain,” jelas Dr. Schlessinger.

2. Pewarna
Menurut Dr. Schlessinger, paraphenylenediamine (PPD) adalah bahan umum yang ditemukan pada pewarna rambut permanen yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Hasilnya adalah ruam di garis rambut, tengkuk leher, dan di sekitar telinga.

PPD paling sering ditemukan pada pewarna yang lebih gelap. Tapi untunglah, kini ada pilihan pewarna rambut rumahan yang bebas PPD.

3. Pengawet
"Pengawet diperlukan untuk menjaga agar produk kosmetik yang mengandung air tetap segar dan stabil," jelas Dr. Schlessinger. "Beberapa pengawet, seperti paraben, sementara tidak dianggap berbahaya bagi kesehatan, tetapi dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu," katanya.

baca juga

Paraben lebih mungkin mengiritasi mereka yang sudah memiliki masalah kulit seperti eksim, psoriasis, dan dermatitis kontak. Bahan pengawet lain yang harus dihindari dalam kosmetik adalah methylisothiazolinone, yang merupakan alergen dengan tingkat bahaya yang tinggi menurut database Environmental Working Group’s Skin Deep.

4. Minyak esensial
Hanya karena produk kosmetik dilabeli dengan tulisan "alami" atau "organik", tidak berarti produk tersebut tidak akan menimbulkan reaksi pada kulit sensitif. "Produk yang dianggap alami sering mengandung bahan-bahan yang mungkin belum teruji," kata Dr. Schlessinger.

5. Sulfat
Bahan seperti sodium laureth sulfate dan sodium laurel sulfate dapat mengeringkan rambut dari minyak alaminya, dan hal yang sama juga berlaku untuk kulit. "Sulfat merupakan agen pembersih yang membantu menciptakan busa yang kaya dan berbuih," jelas Dr. Schlessinger.

"Pada beberapa orang, bahan ini terlalu keras dan dapat mengeringkan kulit dan rambut, serta berkontribusi pada ruam dan noda," katanya.

6. Scrub
Menggunakan produk pengelupasan boleh-boleh saja, tetapi kuncinya gunakan secukupnya. Hindari produk pengelupas yang terlalu kuat. "Saya merekomendasikan pengelupasan kimia dengan asam amino," kata Dr. Schlessinger.

“AFA berasal dari tunas tebu daripada tangkainya dan memberikan pengelupasan yang lebih baik dengan iritasi minimal. Tetapi jika Anda lebih suka menggunakan produk dengan asam glikolat atau salisilat, mulailah dengan persentase yang sangat rendah, dan perlahan-lahan tingkatkan persentasenya," katanya.

Ingin melakukan pengelupasan dengan cara alami? Oat adalah exfoliator alami dan dikenal karena sifatnya yang menenangkan. Anda bisa mencampurkan oat, madu, dan pisang untuk melakukan scrub lembut di rumah. Tapi, gunakan hanya sekali seminggu, ya. Bagaimana pun, orang-orang dengan kulit sensitif biasanya tidak bisa mentoleransi pengelupasan lebih dari dua kali seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jennifer Lopez Rilis 70 Produk Make Up Sekaligus

Jennifer Lopez Rilis 70 Produk Make Up Sekaligus

Lifestyle | Senin, 16 April 2018 | 11:21 WIB

Pemborosan, Ini 6 Jenis Kosmetik yang Sebaiknya Tidak Anda Beli

Pemborosan, Ini 6 Jenis Kosmetik yang Sebaiknya Tidak Anda Beli

Lifestyle | Senin, 02 April 2018 | 18:38 WIB

Jamur Kini Digunakan sebagai Bahan Kosmetik

Jamur Kini Digunakan sebagai Bahan Kosmetik

Lifestyle | Selasa, 27 Maret 2018 | 08:55 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×