Saran Ahli Gizi agar Mi Bisa Jadi Sarapan Sehat

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 27 April 2018 | 11:58 WIB
Saran Ahli Gizi agar Mi Bisa Jadi Sarapan Sehat
Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)

Suara.com - Sarapan sehat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi ketika kita memulai hari. Jika masyarakat negara barat lebih memilih roti sebagai menu sarapan, maka di Indonesia sebagian besar masyarakat memilih mengonsumsi nasi atau mi sebagai menu sarapan.

Lantas, sehatkah menu sarapan seperti ini? Disampaikan Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah MS., sarapan bisa disebut sehat jika mencakup kandungan karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Jika hanya mengonsumsi nasi goreng saja tanpa tambahan lauk sebagai sumber protein dan sayuran, maka belum bisa disebut sarapan sehat.

"Sarapan itu harus benar. Artinya ada karbohidratnya, proteinnya, sayur, dan buah-buahannya. Seringkali masyarakat sudah tahu pentingnya sarapan, tapi jenis menunya yang salah," ujar Prof. Hardinsyah pada 'Pendidikan Sarapan Sehat Indofood' di SDN Sukamaju 01 Jonggol, Bogor, Jumat (27/4/2018).

Prof. Hardinsyah menambahkan, untuk menu mi yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai menu sarapan, sebenarnya bisa diolah menjadi lebih sehat dengan penambahan sumber protein seperti telur dan sayuran. Sayangnya, banyak masyarakat yang keliru saat mengonsumsi mi, seperti dengan penambahan nasi yang sebenarnya sama-sama sumber karbohidrat.

"Kita justru mendidik kalau makan mi harus ada protein dan sayur. Jangan makan mi doang. Seringkali orang tidak tahu cara makannya harus dengan sayur dan protein. Ini yang kita didik, ada karbohidrat, protein yang paling gampang ya telur atau ikan. Sayuran hijau yang paling gampang ya sawi," tambah dia.

Ia pun membantah anggapan bahwa mengonsumsi mi sebagai menu sarapan bukanlah pilihan yang sehat. Justru, kata Prof. Hardinsyah, mi bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat selain nasi.

"Budaya orang China dan Jepang, tiap hari makan mi tidak masalah. Di kita kan bukan budaya, jadi ya tidak perlu setiap hari. Kalau pun mau sarapan sehat dengan mi, ya perhatikan saja cara penyajiannya, prinsipnya harus ada karbohidrat, protein dan sayur saat sarapan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orang Indonesia Suka Makanan Berkarbohidrat Tinggi Untuk Sarapan

Orang Indonesia Suka Makanan Berkarbohidrat Tinggi Untuk Sarapan

Lifestyle | Rabu, 18 April 2018 | 18:21 WIB

Saat Perut Kosong, Hindari Konsumsi Pisang

Saat Perut Kosong, Hindari Konsumsi Pisang

Lifestyle | Sabtu, 14 April 2018 | 11:01 WIB

Restoran Ini Menawarkan Menu Mi Sepanjang Empat Meter

Restoran Ini Menawarkan Menu Mi Sepanjang Empat Meter

Lifestyle | Kamis, 12 April 2018 | 13:49 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×