Sampah Makanan Meningkat 10 Persen saat Ramadan

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 15 Mei 2018 | 18:45 WIB
Sampah Makanan Meningkat 10 Persen saat Ramadan
Ilustrasi sisa makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Tak terasa bulan Ramadan sudah di depan mata. Salah satu tradisi yang kerap dilakukan saat Ramadan adalah buka puasa bersama dengan menu yang beragam. Ya, orang cenderung lapar mata saat berbuka, sehingga kalap menyiapkan dan membeli banyak makanan.

Nyatanya, setelah berbuka, volume lambung justru tak kuat menampung banyak makanan. Akibatnya banyak makanan yang terbuang. Hal ini diperkuat oleh hasil survei yang dilansir Dinas Kebersihan DKI Jakarta pada 2016 yang menyebut adanya peningkatan volume sampah sebesar 10 persen saat 10 hari pertama Ramadan, dan semua itu didominasi oleh sampah makanan.

Disampaikan Assistant Brand Manager Mylanta, Dinda Parameswari, selain menyebabkan peningkatan volume sampah, makan berlebihan saat berbuka puasa juga dapat memicu gangguan cerna yang biasanya ditandai dengan rasa begah dan tidak nyaman di perut.

"Untuk itulah kami meluncurkan kampanye "Makan Bijak" dengan harapan masyarakat bisa makan dengan bijak, yang tak hanya baik untuk lingkungan tapi juga untuk kesehatan lambung," ujar Dinda pada temu media Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Arief Daryanto, Ph.D. selaku Direktur dan Peneliti bidang ekonomi agribisnis IPB, melansir data yang dihimpun Barilla Center 2017, bahwa Indonesia menempati posisi kedua negara dengan makanan terbuang yang paling banyak dari 35 negara, yakni sebesar 300 kilogram per orang per tahun. Sementara posisi pertama ditempati Arab Saudi sebesar 427 kilogram makanan terbuang per orang per tahun, dan Amerika Serikat sebanyak 277 kilogram.

"Dampaknya multidimensi dari banyaknya sampah makanan ini, meliputi aspek ekonomi, kesehatan, energi," tambah dia.

Untuk mencegah jumlah makanan sisa yang terbuang, Annisa Paramita selaku Operations Manager Waste4change mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak, mengonsumsi makanan secara bijak, dan tahu porsi yang mampu dimakan, serta periksa secara berkala makanan di kulkas.

"Penumpukan sampah makanan di TPA berpotensi menimbulkan gas metana yang berkontribusi pada pemanasan global. Hal ini memicu krisis pangan yang berdampak pada keberlanjutan pangan," tandas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LAPAN Prediksi 1 Ramadan NU dan Muhammadiyah Sama sampai 2021

LAPAN Prediksi 1 Ramadan NU dan Muhammadiyah Sama sampai 2021

Tekno | Selasa, 15 Mei 2018 | 16:07 WIB

Menag Harap Ramadan dan Lebaran Muhammadiyah & NU Berbarengan

Menag Harap Ramadan dan Lebaran Muhammadiyah & NU Berbarengan

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:28 WIB

Ramadan, Ormas Dilarang Sweeping dan Konvoi Sahur On The Road

Ramadan, Ormas Dilarang Sweeping dan Konvoi Sahur On The Road

News | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×