Berbagi Sepeda Boleh Saja, Asal ...

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 21 Mei 2018 | 15:12 WIB
Berbagi Sepeda Boleh Saja, Asal ...
Bike-sharing di Singapura. Perhatikan area berbatas garis kuning untuk mengembalikannya [Suara.com/ukirsari]

Suara.com - Mulai delapan tahun lalu, para traveller di London dibuat girang oleh konsep Boris Bikes. Dijuluki merunut nama Boris Johnson, walikota yang menjabat saat itu, ide berbagi sepeda ini sederhana.

Peminat menjelajah London dengan cara mengayuh cukup membuat akun, lalu beli kunci bernilai GBP 3 (sekitar Rp 60.000)  sekali pakai. Alternatifnya,bisa membayar pakai kartu debit atau kartu kredit. Operasionalnya: kita cukup datang ke docking station di lokasi-lokasi tertera di situs, untuk meminjam dan mengembalikan sepeda.

Sekitar tahun kemarin, negara tetangga kita, Singapura, juga meluncurkan konsep berbagi sepeda seperti di London.  Tidak tanggung-tanggung, tiga perusahaan sepeda sekaligus membanjiri Kota Singa ini, yaitu Ofo, Mobike, dan Obike.

Calon pengguna membuat akun dan melakukan download aplikasi,  membayar deposit dalam jumlah tertentu, serta langsung bisa bersepeda dengan sewa minimum SGD 1 atau sekitar Rp 10.500 sekali pakai selama satu jam. 

Perbedaannya, sepeda-sepeda itu tidak menggunakan sistem docking station untuk peminjaman dan pengembalian. Alhasil pemandangan yang cukup marak saat ini adalah sepeda-sepeda diparkir begitu saja di tepi taman, dekat rumah, halte bus, stasiun kereta komuter (SMRT) dan seterusnya. 

Di satu sisi, traveller mungkin dimudahkan dengan keberadaan sepeda yang "serba di mana-mana" ini. Dalam artian begitu keluar dari stasiun SMRT atau bus, mungkin sudah ada sepeda "bertengger" di situ. Sehingga cukup buka aplikasi dan lantas segera mengayuh.

Tetapi di sisi lain, hal ini mendatangkan ganjalan pula. Yaitu saat tumpukan sepeda terjadi di beberapa halte, taman, atau fasilitas publik lain. Dalam kondisi acak-adul bukan diparkir, namun ditaruh begitu saja. Sehingga bila satu sepeda ambruk, lainnya mengalami efek domino. 

Untuk itu, Land Transport Autority Singapura telah menerbitkan imbauan yang bisa dibaca siapa saja, utamanya para pengguna berbagi sepeda.  Isinya, agar sepeda yang telah digunakan diparkir di area bertanda kuning dengan gambar sepeda, atau di rak yang telah disediakan. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Warga Singapura Bukber

Begini Cara Warga Singapura Bukber

Lifestyle | Senin, 21 Mei 2018 | 14:06 WIB

Obat Anti-bosan di Singapura: Pulau Ubin

Obat Anti-bosan di Singapura: Pulau Ubin

Lifestyle | Jum'at, 18 Mei 2018 | 15:35 WIB

Buangkok yang Bukan Bangkok

Buangkok yang Bukan Bangkok

Lifestyle | Jum'at, 18 Mei 2018 | 09:56 WIB

Terkini

Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga

Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan

Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:44 WIB

BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama

BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia

Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan

Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:36 WIB

8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:35 WIB

3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia

3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:27 WIB

×