5 Masalah Umum dalam Pernikahan dan Cara Mengatasinya

Vania Rossa, Risna Halidi

Rabu, 23 Mei 2018 | 17:35 WIB
5 Masalah Umum dalam Pernikahan dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi pasangan konflik, berdebat atau bertengkar. (Shutterstock)

Suara.com - Pernikahan tak selalu berjalan mulus, akan selalu ada masalah yang datang. Dilansir dari Boldsky, inilah lima masalah paling sering terjadi dalam pernikahan berikut cara untuk mengatasinya.

1. Sulit berkomunikasi dengan pasangan
Pernikahan yang berjalan mulus didasari dengan komunikasi yang baik. Ketidakmampuan melakukan komunikasi yang baik akan membuat Anda dan pasangan kehabisan tenaga yang pada akhirnya menyebabkan kehilangan harapan dalam pernikahan yang sudah dibina.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda dan pasangan harus memastikan bahwa Anda telah berkomunikasi secara teratur dan menjadi pendengar yang baik. Tidak hanya itu, Anda dan pasangan juga harus lebih positif, lebih tegas, dan tidak pernah membiarkan kemarahan menang dalam setiap percakapan.

2. Kepercayaan
Masalah kepercayaan kerap menjadi hal yang membuat pernikahan gagal di tengah jalan. Pada dasarnya, kepercayaan tumbuh di dalam pikiran. Jika di dalam pikiran sudah tidak percaya, maka akan seterusnya berpikiran seperti itu.

Untuk menghindari masalah tersebut, Anda harus berlatih untuk mempercayai orang lain. Dimulai dengan cara berbicara tentang diri sendiri ke orang lain, membicarakan hal-hal kecil yang penting dalam masalah pernikahan, dan juga berdiskusi tentang kehidupan sehari-hari.

Jujurlah, lepaskan ingatan di masa lalu, dan ulangi semua itu sebagai proses untuk menjadi lebih baik di dalam pernikahan.

3. Ketidakcocokan
Ketidakcocokan dalam pernikahan dapat membunuh cinta di antara pasangan yang sudah menikah. Ketidaksepakatan kecil, argumen tak berdasar, dan berbagai alasan lainnya dapat membuat orang merasa tidak cocok hingga memilih untuk berpisah.

Anda dapat dengan mudah melepaskan masalah ketidakcocokan dengan menghabiskan lebih banyak waktu bersama dengan pasangan. Coba lebih intim dan lakukan hal-hal yang Anda dan pasangan sukai.

4. Keintiman yang tidak memadai
Salah satu alasan utama mengapa pernikahan hancur berantakan adalah penurunan tingkat keintiman yang dimiliki pasangan.

baca juga

Untuk mengembalikan tingkat keintiman satu sama lain, Anda dan pasangan harus menjangkau fantasi, keinginan, dan mimpi masing-masing dan mencoba hal yang sama satu sama lain. Berikan ide-ide baru untuk bercinta.

5. Waktu
Kunci dalam pernikahan adalah memberikan satu sama lain sejumlah waktu yang memadai. Jika Anda atau pasangan gagal memberikan waktu, dipastikan pernikahan tidak akan berlangsung lama. Untuk mengatasinya, Anda dan pasangan harus menghabiskan waktu bersama. Mungkin ada hal-hal yang harus dikorbankan untuk berbagi waktu bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biaya Nikah Harry - Meghan Ini Bikin Otak Warganet Mentok

Biaya Nikah Harry - Meghan Ini Bikin Otak Warganet Mentok

Your Say | Selasa, 22 Mei 2018 | 15:30 WIB

Ini Alasan Kenapa Lelaki Berubah Secara Tiba-Tiba

Ini Alasan Kenapa Lelaki Berubah Secara Tiba-Tiba

Lifestyle | Kamis, 17 Mei 2018 | 18:33 WIB

Perempuan Tidak Tertarik pada Lelaki yang Suka Hidup Mewah

Perempuan Tidak Tertarik pada Lelaki yang Suka Hidup Mewah

Lifestyle | Jum'at, 11 Mei 2018 | 11:10 WIB

Terkini

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

×