Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Bangun Santoso

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
Ilustrasi - Sejumlah petugas dari Polresta Tangerang melakukan penghadangan aksi massa demonstrasi dalam agenda simulai pengamanan di Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • Ketua YLBHI Muhammad Isnur menyatakan aparat masih memandang demonstrasi sebagai gangguan ketertiban yang harus dikendalikan.
  • Pandangan keliru tersebut memicu tindakan represif serta penangkapan masif terhadap para peserta aksi demonstrasi.
  • Masyarakat luas juga dinilai belum sepenuhnya memahami demonstrasi sebagai pelaksanaan hak konstitusional dalam berdemokrasi.

Suara.com - Demonstrasi dinilai masih kerap dipandang sebagai gangguan yang harus dikendalikan oleh aparat, bukan sebagai ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak konstitusionalnya menyampaikan pendapat.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor munculnya tindakan represif dalam pengamanan aksi demonstrasi.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur mengatakan, masih terdapat persoalan dalam cara aparat memandang demonstrasi.

Menurutnya, pola pikir tersebut membuat aparat cenderung menempatkan demonstran sebagai massa yang harus dikendalikan.

“Dalam struktur pikiran mereka, dalam bahasa jabatan mereka, dalam alat-alat yang mereka pakai memang ini saya bertugas untuk mengendalikan massa. Makanya rekan kita harus dikendalikan, nggak bisa dia menyampaikan sesuai dengan haknya dia,” kata Isnur dalam Diskusi Publik Melawan Represi Mendesak Reformasi Polri, Jumaat (28/8/2026).

Isnur menilai persoalan tersebut berkaitan dengan belum berubahnya paradigma kepolisian secara menyeluruh setelah pemisahan Polri dari TNI.

Ia mengatakan, masih ada aparat yang belum memiliki pemahaman yang utuh mengenai demonstrasi sebagai bagian dari hak masyarakat.

“Selalu dalam benak aparat, ya komando itu tidak clear, aksi itu apa sih, demonstrasi apa sih, masih banyak yang menganggap ini gangguan,” ujarnya.

Menurut Isnur, cara pandang tersebut kemudian dapat berujung pada tindakan seperti penangkapan terhadap peserta aksi maupun upaya menggagalkan demonstrasi.

baca juga

“Setiap demonstrasi pasti kemudian ada penangkapan masif,” katanya.

Selain persoalan di tubuh kepolisian, Isnur menilai masyarakat juga menghadapi persoalan dalam memahami demonstrasi sebagai bagian dari hak konstitusional.

Ia menyebut ruang publik masih belum sepenuhnya menjadi ruang yang dewasa dalam menerima perbedaan pendapat.

“Ketidaksadaran bahwa ruang demonstrasi adalah ruang bagian hak konstitusional utuh untuk memajukan bangsa itu belum juga merembes ke warga,” ujarnya.

Isnur mengatakan perubahan paradigma tersebut menjadi tantangan karena reformasi kepolisian tidak hanya berkaitan dengan perubahan institusi, tetapi juga bagaimana aparat dan masyarakat sama-sama memahami demonstrasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.

“Ruang publik ini juga menjadi tantangan, satu kepolisiannya belum selesai, ruang publiknya juga belum selesai,” katanya. (Reporter : Agustin Dwi Anggraini)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh

Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:12 WIB

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 45 Jadi Tersangka

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 45 Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

×