1. Jetlag
Biasanya terjadi setelah melakukan penerbangan berdurasi panjang, yang melewati beberapa zona waktu, atau garis batas tanggal internasional.
Diindikasikan dengan kacaunya jam biologis kapan mesti bangun atau tidur, rasa mual dan pusing, dan bila kondiri berat bisa terjadi beberapa hari.

Foto: Terbang melintasi zona waktu berpotensi menimbulkan jetlag [Shutterstock]
Terutama terjadi bila kita bepergian dari daerah dengan kondisi udara bagus, menuju destinasi yang memiliki tingkat polusi udara tinggi.
Zat-zat pencemar di udara akan "rajin" menyapa Anda, menimbulkan keluhan hidung gatal sampai berair, tenggorokan sakit, dan bila kondisi parah berpotensi menimbulkan flu.
3. Funny tummy
"Derajat" kesehatan perut sangat mudah terukur bila kita mengunjungi tempat-tempat dengan kadar higienis lebih rendah dari rumah atau negara sendiri.
Mulai debu atau zat-zat polutan di udara, pemakaian rempah yang kuat pada hidangan, sampai penggunaan air untuk proses pemasakan memberikan kontribusi "dahsyat" bagi situasi dan kondisi perut.
![Ilustrasi mengambil membagikan foto makanan ke medsos. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/05/02/13827-ilustrasi-mengambil-membagikan-foto-makanan-ke-medsos.jpg)
Foto: Silakan berpetualang rasa, namun hindari terserang "funny tummy' [Shutterstock]
4. Kulit kering
Indikatornya sangat mudah. Anda merasakan kulit bersisik, tidak elastis, dan lebih parah terjadi pecah-pecah di telapak tangan atau kaki. Penyebabnya beragam, seperti kondisi cuaca terlalu panas terik, atau dingin yang dimiliki negara empat musim.
Bisa pula dari air yang telah diproses "ultra-modern" dengan berbagai zat pembunuh kuman agar layak menjadi air minum sekaligus untuk mandi. Desinfektan kadar tinggi bisa berpotensi menghilangkan pelembap alami kulit manusia.
5. Gatal-gatal
Satu hal yang mesti diwaspadai karena bisa mengarah kepada penyakit lebih serius.
![Ilustrasi nyamuk. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/10/18/o_1avanduvr1r55mlj19a9bp31883a.jpg)
Foto: Perhatikan gigitan nyamuk yang berpotensi mendatangkan sakit serius [Shutterstock]
Dimulai dari gatal-gatal oleh gigitan nyamuk, kulit Anda akan berpotensi terluka akibat digaruk. Ujung-ujungnya memberi peluang masuknya bakteri dan virus. Salah satu yang terparah adalah impetigo, semacam gudik mengandung nanah. Biasa menyerang anak-anak, tetapi tak menutup kalangan dewasa pun terkena.
Serangan lebih ringan adalah campak atau gabagen dalam bahasa Jawa.