Kentalnya Budaya Arab di Masjid Menara Semarang

Vania Rossa

Jum'at, 01 Juni 2018 | 13:44 WIB
Kentalnya Budaya Arab di Masjid Menara Semarang
Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

Suara.com - Masjid Menara di Semarang adalah salah satu bukti sejarah jika kota Semarang merupakan harmonisasi percampuran aneka kebudayaan multietnis.

Masjid yang hingga saat ini masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah umat muslim, memiliki sejarah panjang sebagai saksi jejak perdagangan antar etnis Timur Tengah, India, Melayu, dan Tionghoa.

Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

Menurut sejarah, pada sekitar tahun 1743, kampung di sekitar masjid ini memang dihuni oleh orang-orang dari Yaman, Pakistan, dan muslim India. Mereka datang untuk berdagang, kemudian menetap di Semarang dan membuat pemukiman. Sejak saat itu, disematkanlah nama Kampung Melayu di sekitar masjid itu. Tak heran jika masjid ini akhirnya juga dikenal sebagai Masjid Menara Kampung Melayu.

Arsitektur masjid yang multietnis

Berkunjung ke masjid ini, Anda tak bakal kesasar. Bangunan masjid ini mudah dikenali dan dicari lantaran memiliki ciri khas warna hijau cerah pada jendela dan pintu, serta kombinasi putih pada atap plafon masjid. Ditambah lagi dengan menara tua besar setinggi 30 meter yang menjulang tinggi di tengah pemukiman warga di jalan Layur, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara.

Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

Jika dilihat dari ukuran bangunannya, masjid yang juga disebut sebagai Masjid Layur, sesuai dengan nama jalan tempatnya berada, sangat berbeda dengan masjid kebanyakan yang ada di Semarang. Ukurannya terbilang kecil, memiliki Masjid ini hanya mampu menampung 4 shaf (baris), atau maksimal 50 jamaah saja.

Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

baca juga

Bentuk arsitekturnya pun multietnis, jika dilihat dari tembok depan mirip benteng khas Arab yang tinggi berwarna hijau. Dan sebelum memasuki bangunan utama masjid, terdapat sebuah menara besar di pojok kanan depan. Inilah asal-usul nama Masjid Menara.

"Awalnya dulu kantor pelabuhan, dengan menara itu sebagai mercusuar pengawasan kapal dagang yang melintas di Kali Semarang. Sejak akhir abad ke-18, menara ini sudah tidak berfungsi," kata Ali Mahsun, pengurus Masjid Menara.

Menurut Ali, kantor pelabuhan berpindah lantaran tergenang banjir rob. Pindahnya kantor itu menjadikan menara pandang mercusuar tidak difungsikan lagi. Kemudian, para saudagar Arab yang berasal dari Yaman membangun masjid sekitar tahun 1802. Menara berwarna putih berlapis keramik itu pun difungsikan sebagai menara azan.

Saat ini, atap menara masih terlihat asli dengan atap yang terbuat dari kayu seperti bangunan Eropa, meski menara ini sudah uzur dan lapuk.

Menilik ke dalam masjid, suasana sejuk langsung terasa karena atap plafon masjid yang ditopang empat kayu penyangga masih asli terbuat dari kayu. Dinding masjid dihiasi ornamen khas Timur Tengah yang semi berlubang, yang berfungsi sebagai ventilasi udara. Sementara untuk daun pintu dan jendela, lebih mengadopsi gaya Jawa yang khas dengan gaya ornamen yang lebih kaku.

Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

"Bangunan fisiknya khas Arab, tapi untuk atap memiliki ciri khas Melayu dan Jawa dengan atap berundak dari kayu dan bagian atas atap lancip," kata Ali.

Diceritakan Ali, Masjid Menara ini awalnya berlantai dua dengan lantai asli dari kayu jati semua. Namun karena adanya banjir rob yang mulai melanda pada 1900-an, maka lantai masjid akhirnya ditinggikan.

"Sekarang, lantai diubah jadi marmer dan keramik, serta ditinggikan sehingga hanya tinggal satu lantai saja," katanya.

Masjid Menara Semarang. (Suara.com)

Ruang utama salat di masjid ini diperuntukan bagi jamaah lelaki. Sedangkan bagi jamaah perempuan, ruang salat ada di bagian luar sebelah kanan. "Dulu itu yang salat memang para pelaut dan pedagang yang mayoritas lelaki," kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesona Payung Raksasa ala Masjid Nabawi di Masjid Agung Semarang

Pesona Payung Raksasa ala Masjid Nabawi di Masjid Agung Semarang

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 18:09 WIB

Masjid Jami' Peneleh, Masjid Peninggalan Sunan Ampel di Surabaya

Masjid Jami' Peneleh, Masjid Peninggalan Sunan Ampel di Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 25 Mei 2018 | 18:29 WIB

5 Masjid Pilihan Libur Lebaran

5 Masjid Pilihan Libur Lebaran

Lifestyle | Kamis, 24 Mei 2018 | 16:48 WIB

Terkini

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:50 WIB

Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik

Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:00 WIB

5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar

5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:40 WIB

Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:23 WIB

4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk

4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:05 WIB

Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini

Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:04 WIB

4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli

4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:57 WIB

4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan

4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:42 WIB

3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban

3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:31 WIB

5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural

5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:25 WIB