Wakatobi Perlu Dijadikan Industri Multi Sektor

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 04 Juni 2018 | 14:47 WIB
Wakatobi Perlu Dijadikan Industri Multi Sektor
Kegiatan menyelam di perairan Wakatobi [Shutterstock/Dan Exton]

Suara.com - Sejatinya, pariwisata adalah sektor yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selama ini, menurut Hugua, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tenggara (Sultra), kebijakan di sektor ini sudah cukup baik dan revolusioner, namun hasilnya tidak maksimal tanpa dukungan sektor lain.

Hal itu menunjukkan, bahwa pariwisata tak bisa berdiri sendiri, namun menjadi bagian dari industri multi sektor, lanjut ketua Organisasi Negara-negara Maritim atau Coral Triangle Initiative on Coral Reefs Fisheris and Food Security Maritim Local Government Network (CTI-LGN) itu.

Ia kemudian mencontohkan keberadaan Taman Nasional Wakatobi yang berada di Provinsi Sultra.

"Jika destinasi wisata kita dikenal dunia, bukan hanya Wakatobi saja, bisa dipastikan pertumbuhan ekonomi di sektor lainnya di wilayah Sultra akan terus bergerak di atas 10 persen," kata Hugua yang pernah menjabat sebagai Bupati Wakatobi dua periode, dan kini calon wakil gubernur Sultra 2018-2023.

Dalam hal ini, bisa digambarkan sebagai berikut. Sektor turisme membuat pengunjung berdatangan ke suatu destinasi. Dengan adanya kerjasama dan saling keterkaitan antarberbagai aspek, misalnya sektor pertanian, lewat ide dan paket wisata pendukung,  nantinya bisa dikemas dalam wadah pariwisata yang lebih besar.

Akhirnya, dari kegiatan wisata ini, sektor pariwisata akan mendorong laju pertumbuhan sektor-sektor tadi. Dampaknya, akan terjadi peningkatan lapangan kerja, sebab produksi pertanian, dan perikanan bisa diprediksi akan tumbuh pesat.

“Ciri  pariwisata adalah multidimensi, multisektor, dan multidisiplin,” tukas Hugua.  “Artinya adalah, sektor pariwisata itu tidak mungkin maju dan berdiri sendiri tanpa adanya dukungan dari sektor lain. Sehingga paket kebijakan ekonomi akan lebih efektif jika ditujukan ke sektor-sektor pendukung lainnya.”

(Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayo, Packing Ringkas Mudik Lebaran

Ayo, Packing Ringkas Mudik Lebaran

Lifestyle | Kamis, 31 Mei 2018 | 12:22 WIB

5 Hal Yang Membuat Kita Mesti Mengulik Mojokerto

5 Hal Yang Membuat Kita Mesti Mengulik Mojokerto

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 10:04 WIB

Jangan Ke Bangkok Dulu: Jatim Punya Buddha Emas

Jangan Ke Bangkok Dulu: Jatim Punya Buddha Emas

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 08:11 WIB

Terkini

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

×