Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB
Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]
baca 10 detik
  • Kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi asal Italia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 18 September 2026.
  • Kehadiran kapal bekas Angkatan Laut Italia ini memberikan Indonesia platform kapal induk untuk pertama kalinya dalam sejarah.
  • TNI AL memanfaatkan kapal berbobot 13.850 ton ini untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang serta misi kemanusiaan.

Suara.com - Indonesia kini memasuki babak baru dalam penguatan armada laut setelah kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Jakarta pada 18 September 2026.

Kapal bekas Angkatan Laut Italia tersebut telah bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, setelah menempuh perjalanan dari Italia menuju Indonesia selama sekitar 25 hari.

Kehadiran Giuseppe Garibaldi membuat Indonesia memiliki platform kapal induk untuk pertama kalinya, meskipun penggunaannya tidak diarahkan semata-mata untuk mengoperasikan pesawat tempur seperti konsep kapal induk negara-negara besar.

TNI AL menyebut kapal tersebut akan mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama untuk penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan, sekaligus memperkuat kemampuan operasi armada di wilayah Indonesia yang sangat luas.

Apakah Indonesia Memiliki Kapal Induk?

Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 (tengah) bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 (tengah) bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/agr]

Jawabannya ya, setelah Indonesia menerima dan mendatangkan ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia pada September 2026.

Kapal tersebut sebelumnya dioperasikan oleh Angkatan Laut Italia sebelum kemudian dihibahkan kepada Indonesia.

Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia pada 24 Agustus 2026 dan menempuh rute sekitar 6.870 mil laut sebelum tiba di Jakarta, dengan persinggahan antara lain di Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka.

Kapal ini tidak dirancang sebagai kapal induk besar seperti yang digunakan sejumlah negara untuk membawa puluhan jet tempur.

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk ringan yang lebih sesuai untuk mengoperasikan helikopter, drone, serta mendukung operasi udara dari laut.

baca juga

Konsep tersebut relevan dengan kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan karena kapal dapat berfungsi sebagai platform bergerak untuk mendukung operasi di berbagai wilayah.

TNI AL juga menyatakan kapal tersebut dapat dimanfaatkan dalam misi kemanusiaan dan penanganan bencana, termasuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Spesifikasi Kapal Induk Baru Indonesia

Meskipun disebut kapal induk baru bagi Indonesia, Giuseppe Garibaldi sebenarnya bukan kapal baru karena telah beroperasi selama puluhan tahun di Italia.

Kapal tersebut kemudian disiapkan untuk digunakan Indonesia sesuai kebutuhan operasional TNI AL.

Berdasarkan keterangan resmi TNI AL, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, draft 6,7 meter, dan bobot sekitar 13.850 ton.

Kapal menggunakan sistem penggerak COGAG dengan empat turbin gas General Electric/Avio LM2500 yang menghasilkan sekitar 81.000 tenaga kuda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

SAR Perluas Pencarian 129 Penumpang KM Virgo Transport 8

Foto | Kamis, 17 September 2026 | 17:42 WIB

Plesir Malam di Bangkok: Menyusuri Chao Phraya dari Atas Kapal Pesiar

Plesir Malam di Bangkok: Menyusuri Chao Phraya dari Atas Kapal Pesiar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 17:12 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 07:50 WIB

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

×