Tren Baru di Media Sosial, Makan Biji Alpukat

Vania Rossa | Firsta Nodia
Tren Baru di Media Sosial, Makan Biji Alpukat
Buah alpukat. (Shutterstock)

Apa rasanya dan apa manfaatnya, ya?

Suara.com - Alpukat lebih sering diolah sebagai jus atau dimakan begitu saja. Tapi kali ini, di media sosial sedang tren mengonsumsi biji alpukat.

Seorang food blogger, Enea Wilkins, seperti dilansir dari laman Independent, mengatakan bahwa biji alpukat bisa dibuat menjadi bubuk dan ditambahkan ke dalam smoothies untuk menambah asupan serat dan antioksidan.

Ia juga mengklaim bahwa biji alpukat memiliki sifat anti peradangan. Tak hanya itu, kandungan minyak di dalamnya juga bermanfaat dalam membuat rambut lebih berkilau.

“Saya benci membuang-buang makanan. Ketika membuka alpukat, saya berpikir kenapa tidak menggunakan bijinya sekaligus sehingga lebih berguna," ujar dia.

Setelah mencobanya, Elena mengaku rasa biji alpukat cenderung pahit. Ia pun merekomendasikan untuk mengonsumsinya dengan makanan atau minuman lain yang lebih manis untuk menutupi rasa pahitnya.

Namun, apakah mengonsumsi biji alpukat benar-benar aman? Ada sedikit penelitian yang mengungkap manfaat di baliknya, namun Komisi Alpukat California tidak merekomendasikannya.

"Ini adalah topik yang sangat populer dan ada banyak bukti yang meneliti ekstrak biji alpukat, faktanya tidak ada penelitian yang cukup untuk menganjurkan orang mengonsumsi biji alpukat," kata mereka.

Sebuah studi dari Pennsylvania State University menemukan bahwa mengonsumsi biji alpukat dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan hipertensi, tetapi mereka menegaskan bahwa studi lebih lanjut diperlukan.

Peneliti utama, Joshua Lambert, menyarankan orang tetap berhati-hati saat mengonsumsi biji alpukat. "Tidak ada dosis yang jelas, dan konsumen harus berhati-hati," katanya.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS