Leonard Suharli Gaungkan Seni Balon di Indonesia Lewat Bisnis

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Senin, 09 Juli 2018 | 06:41 WIB
Leonard Suharli Gaungkan Seni Balon di Indonesia Lewat Bisnis
Pendiri Balon Adalima, Leonard Suharli. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Bisnis berbasis komunitas yang ia dirikan akhirnya mulai berkembang. Semakin banyak peserta yang mengikuti kursusnya, dari hanya empat orang menjadi puluhan orang, hingga kursus pun harus ia bagi dalam beberapa hari.

Kursus yang tadinya hanya diselenggarakan di Jakarta pun, saat ini mulai dihadirkan pula di beberapa kota besar di Indonesia, mulai dari Medan, Surabaya, Bali hingga Makassar.

"Jadi yang kami lakukan itu dua hal, kami memperluas pasarnya, jadi ada demandnya, setelah demandnya tercipta ya mudah-mudahan dengan adanya kursus kami, kami juga bisa menciptakan pelaku usaha baru. Karena pasarnya ada, permintaannya ada, harus ada suplainya," ungkap lelaki berkepala plontos ini.

Dia berharap, para peserta kursus tidak hanya berhenti sampai mereka mendapatkan ilmunya saja, tapi menggunakan ilmu tersebut ke hal-hal yang lebih bermanfaat. Terbukti, setelah mengikuti kursus, banyak dari mereka yang akhirnya terjun menjadi seorang dekorator dan balloon artist atau seniman balon.

Ada juga yang menjadi reseller dan distributor Adalima di beragam kota. Bahkan, beberapa di antara mereka mereka juga bekerja sama dengan dekorator lokal supaya bisa menjadi suplier balon para dekorator.

Lewat Adalima, Leonard berharap pasar lokal bisa mengimbangi pasar ekspor yang cenderung tidak menentu mengingat nilai tukar rupiah yang tidak stabil. Dengan pendekatan bisnis lewat komunitas, Leonard dan Melissa juga bermimpi untuk bisa 'membalonkan Indonesia' di bidang dekorasi.

“Kami merasa jasa dekorasi ini bisa ditingkatkan karena mereka (dekorator) yang akan paham (seputar dekorasi) dan jadi pengguna yang berpotensi melakukan pembelian ulang," cerita Leonard.

Pendiri Balon Adalima, Leonard Suharli. [Suara.com/Dinda Rachmawati]
Pendiri Balon Adalima, Leonard Suharli. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Untuk penjualan balon pun, Adalima mulai menghadirkan jenis yang lebih beragam untuk kebutuhan akan balon dekorasi. Mulai dari bentuk, ukuran hingga warna. Selain melayani pembelian grosir, Leonard menjelaskan Adalima juga menerima pembelian eceran hingga jasa dekorasi dengan balon.

Dengan varian produk mencapai ratusan jenis, jumlah pesanan grosir bisa mencapai belasan per hari. Pun permintaan parsel balon rutin diterima hampir setiap hari. Leonard menyatakan, balon berlabel Adalima telah tersertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia).

baca juga

Balon Adalima juga bebas dari nitrosamine, zat yang bisa menjadi karsinogenik (zat yang menyebabkan kanker) jika bereaksi dengan air liur, sehingga sangat aman digunakan oleh semua usia sesering apapun.

Kini, pasar Adalima sudah menjangkau hampir seluruh wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Ternate, Ambon, hingga Papua.

Ia pun bermimpi, ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia juga mampu menggelar ajang kreasi balon bertaraf internasional. Belum lama ini pihaknya telah menunjukkan kepada masyarakat Tanah Air langkah menuju mimpi itu dengan menggelar Ballon Art Festival 2018.

“Dengan kegiatan tersebut, kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kualitas balon produksi dan kreativitas anak bangsa tidak kalah dengan yang sudah ada di dunia. Saya juga berharap ke depan akan semakin banyak wadah yang bisa mempertemukan para seniman balon dan dekorator di Indonesia,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telan Balon, Lima Orang Tewas

Telan Balon, Lima Orang Tewas

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 14:29 WIB

Ada Ribuan Balon Merah dan Putih di Halaman Balai Kota

Ada Ribuan Balon Merah dan Putih di Halaman Balai Kota

News | Senin, 08 Mei 2017 | 09:14 WIB

Unik, Pakaian Cantik Ini Ternyata Dibuat dari Balon

Unik, Pakaian Cantik Ini Ternyata Dibuat dari Balon

Lifestyle | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 20:10 WIB

Seniman New York Buat Optimus Prime dari 4.302 Balon

Seniman New York Buat Optimus Prime dari 4.302 Balon

Lifestyle | Senin, 05 Mei 2014 | 08:00 WIB

Terkini

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:31 WIB

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:26 WIB

×