Menuju Wisata Kelas Dunia : Dossier Kota Lama Dikirim Ke UNESCO

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 26 Juli 2018 | 09:00 WIB
Menuju Wisata Kelas Dunia : Dossier Kota Lama Dikirim Ke UNESCO
Kawasan Gereja Blenduk yang ikonik di Kota Lama Semarang [Suara.com/Adam Iyasa].

Suara.com - Bagi para traveller Tanah Air, nama Kota Lama Semarang tentulah tak disangsikan. Terkenal sebagai Little Amsterdam, bangunan hunian, resto, sampai gereja berada di satu kawasan ini.

Lantas bagaimana untuk semakin membuatnya terkenal di pentas wisata dunia?

Dossier (dokumen) Kota Lama Semarang mulai disusun guna segera diserahkan ke badan PBB UNESCO pada November 2018. Salah satu titik wisata di Kota Semarang ini berpeluang meraih predikat sebagai kota Warisan Dunia atau World Heritage dari UNESCO.

"September ini draft sudah jadi, November siap kami serahkan kepada UNESCO di Perancis," kata Hevearita Gunaryanti Rahayu, Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Rabu (25/07/2018).

Dossier itu, kata Hevearita Gunaryanti Rahayu, telah disusun sejak tahun lalu dengan mengumpulkan data otentik dan sumber sejarah. Bahkan sampai ke Museum Sejarah Leiden Belanda.

"Di Leiden kami diberi data otentik, karena Belanda menyimpan banyak dokumen asli gedung-gedung kuno itu," katanya.

Dossier tersusun lengkap mencakup unsur budaya, edukasi, pengatahuan, dan pariwisata. Dengan menonjolkan unsur living heritage, atau hidupnya kawasan yang melibatkan unsur masyarakat di Kota Lama itu sendiri.

"Dossier tadi sebagai salah satu persyaratan untuk menentukan warisan budaya dunia. Kami susun lengkap bahkan konsultasi ke beberapa kota warisan dunia lainnya sebagai studi banding,"  lanjut Hevearita Gunaryanti Rahayu.

"UNESCO melihat bukan hanya nilai sejarahnya saja, juga bagaimana masyarakat di dalamnya terlihat aktif menghidupkan atau living heritage-nya. Jadi ke depannya akan hidup oleh masyarakat Kota Lama sendiri,"  paparnya menunjukkan syarat yang ditetapkan pihak UNESCO.

baca juga

Hevearita Gunaryanti Rahayu menerangkan, Kota Lama terdiri dari multi etnis karena termasuk area Pecinan, Kampung Melayu dan Kauman. Selain itu sektor perdagangannya juga ada, dibuktikan dengan adanya pelabuhan yang berarti terdapat perdagangan dalam skala global.

"Ada gedung khas Eropa sampai terintegrasi dengan kawasan Pecinan, dan Kauman. Dahulu Kota Lama berbenteng namun dirobohkan oleh Belanda sendiri, alasannya demi perkembangan sebagai daerah pelabuhan dagang global saat itu," ujarnya.

Kawasan Kota Lama juga memiliki sejarah perdagangan jalur rempah Nusantara, dari perdagangan Aceh, melalui Batavia, Semarang, Tuban, sampai ke Maluku dan kawasan Timur Indonesia.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menambahkan, Kota Lama akan menjadi ikon baru Kota Semarang. Pembangunan revitalisasi telah dikucurkan dana oleh KemenPUPR sebesar Rp 158 miliar untuk peningkatan infrastruktur.

"Kota Lama sekarang cantik, gedung-gedung tua telah hidup kembali. Bahwa kota warisan dunia juga ada jejaknya di Indonesia, tak hanya Melaka di Malaysia atau Fiji," kata Hendrar Prihadi. Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Silakan Dicatat: 5 Hal Menarik dari Dieng Plateau

Silakan Dicatat: 5 Hal Menarik dari Dieng Plateau

Lifestyle | Rabu, 25 Juli 2018 | 16:30 WIB

5 Destinasi Wisata Ini Dilewati Kirab Obor Asian Games 2018

5 Destinasi Wisata Ini Dilewati Kirab Obor Asian Games 2018

Lifestyle | Jum'at, 20 Juli 2018 | 19:00 WIB

Kemenpar Dorong Wisata Berkelanjutan Lewat ISTA 2018

Kemenpar Dorong Wisata Berkelanjutan Lewat ISTA 2018

News | Jum'at, 20 Juli 2018 | 15:00 WIB

Keluarkan Api Abadi, Tempat Wisata Ini Dijuluki Gerbang Neraka!

Keluarkan Api Abadi, Tempat Wisata Ini Dijuluki Gerbang Neraka!

Lifestyle | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:00 WIB

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:55 WIB

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 11:54 WIB

×