Orang yang Penuh Perencanaan Punya Kehidupan Seks Lebih Baik

Arsito Hidayatullah | Dinda Rachmawati
Orang yang Penuh Perencanaan Punya Kehidupan Seks Lebih Baik
Ilustrasi hubungan intim, bercinta, kehidupan seks. [Shutterstock]

Peneliti mengungkapkan, kesadaran dan kesungguhan tinggi dapat sangat bermanfaat dalam kehidupan seks yang memuaskan.

Suara.com - Dua sifat atau karekter yang bertolak belakang ternyata punya pengaruh pada kehidupan seks seseorang. Apakah Anda termasuk yang senang menjalani hidup sesuai rencana dan target yang sudah ditetapkan sebelumnya, atau hanya santai dan menjalani hidup sesuai dengan alurnya?

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Sex Research mengungkap, seseorang yang memiliki kecenderungan membuat perencanaan untuk hari-hari ke depan, dilaporkan memiliki fungsi seksual yang lebih baik daripada mereka yang menjalani hidup dengan lebih santai.

Menurut studi tersebut, orang-orang yang memiliki karakter yang teliti, efisien, berorientasi pada pencapaian, disiplin dan dapat diandalkan, lebih cenderung puas secara seksual, daripada mereka yang membanggakan diri dengan pendekatan "devil may care" untuk masalah keintiman.

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, tim psikolog di Ruhr University Bochum mensurvei 966 pasangan dalam penelitian ini. Sebagian besar di antaranya adalah pasangan heteroseksual, di mana peneliti bertanya kepada mereka tentang kualitas kehidupan seks mereka, juga kepribadian mereka, dalam upaya untuk memeriksa berbagai hal.

Para peneliti menggunakan kerangka "Big Five" untuk mengidentifikasi orang-orang dengan ciri-ciri kepribadian tersebut, yang terdiri dari extraversion, keramahan, neurotisisme, dan keterbukaan terhadap pengalaman, selain sifat bersungguh-sungguh yang mereka miliki.

Secara keseluruhan, peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki pasangan teliti dan bersungguh-sungguh, memperoleh manfaat dari segi kepuasan seksual yang lebih tinggi. Tepatnya, banyak perempuan heteroseksual mengaku puas karena mereka memiliki pasangan dengan sifat tersebut.

Menurut penulis hasil penelitian, ini mungkin karena lelaki yang teliti dan patuh, bisa merasa lebih terdorong untuk memuaskan pasangannya secara seksual daripada yang lain, atau secara tidak sadar memiliki sifat perfeksionis dalam hal seksual.

Namun, peneliti juga menyarankan agar orang yang memiliki sifat teliti dan hidup perfeksionis sesuai dengan rencana mereka, juga dapat belajar pada pasangan mereka yang memiliki sifat lebih santai, mengingat pentingnya kepuasan seksual dalam hubungan.

Lebih jauh, merencanakan aktivitas hubungan intim, menurut peneliti juga dapat berkontribusi agar komunikasi di antara pasangan menjadi lebih maksimal.

"Kesadaran dan kesungguhan yang tinggi dapat sangat bermanfaat dalam kehidupan seks yang memuaskan. Tapi sesekali, mereka juga bisa menunda kebutuhan dan kepentingannya sendiri agar bisa berfokus pada masalah seksual dalam konteks komitmen dan hubungan jangka panjang," tutup penulis Julia Velten kepada Quartz.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS