Studi: Orang Rela Beli Baju Demi Eksis di Instagram

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Selasa, 14 Agustus 2018 | 12:11 WIB
Studi: Orang Rela Beli Baju Demi Eksis di Instagram
Ilustrasi Instagram di smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Tagar OOTD alias Outfit of the Day kerap memenuhi laman media sosial. Sebuah penelitian menyebut, demi eksis dengan tagar ini di media sosial, banyak orang rela membeli pakaian, lalu mengembalikannya sehari kemudian setelah fotonya terunggah.

Bisa dibilang bahwa para responden yang diteliti ini, rela membeli pakaian agar mendapat citra positif melalui banyaknya likes dan komentar tentang pakaian yang dikenakannya. Temuan ini didapat peneliti dari Barclaycard, perusahaan penyedia layanan kartu kredit di Inggris.

Mereka menemukan, hampir satu dari 10 orang di Inggris membeli pakaian secara online hanya untuk tampil di media sosial dan kemudian mengembalikan lagi ketika mereka sudah memakainya untuk kepentingan foto Instagram.

Orang yang melakukan hal itu sebagian besar adalah perempuan berusia 35 - 44 tahun baik perempuan maupun lelaki. Menarik, motivasi para lelaki membeli pakaian adalah untuk media sosial, bukan untuk memikat kaum hawa secara nyata.

"Sekitar 12 persen lelaki mengaku bahwa mereka membeli pakaian untuk kepentingan OOTD dan mengembalikannya setelahnya," tambah dia.

Fenomena ini meningkat setelah muncul tren coba sebelum membeli. Ya, beberapa gerai pakaian di Inggris memang menggalakkan sistem ini, sehingga pembeli akan dikirimkan barang untuk dicoba. Ketika ada yang tak sesuai, mereka bisa datang ke store untuk mengembalikannya.

Akibatnya, banyak orang memanfaatkan sistem ini untuk kepentingan 'gaya' semata. Hal ini terbukti dari hasil riset di mana 31 persen pembeli di Inggris mengembalikan pakaian yang mereka beli karena sistem 'coba baru beli' tersebut.

Ilustrasi Outfit of the Day (OOTD). [Shutterstock]
Ilustrasi Outfit of the Day (OOTD). [Shutterstock]

George Allardice, kepala strategi pembayaran Barclaycard mengatakan, perilaku tersebut berdampak besar pada penjual di mana banyak barang yang dikembalikan. Hal ini juga berisiko pada kualitas barang yang mereka jual karena tidak bisa mengawasi penggunaan pakaian pada customer.

"Kami menyarankan para pengecer untuk menerapkan syarat tertentu sehingga pembeli tidak bisa memanfaatkan sistem ini," tandas dia. [Independent]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaya Busana Maudy Ayunda Dapat Pujian dari Vogue

Gaya Busana Maudy Ayunda Dapat Pujian dari Vogue

Lifestyle | Kamis, 26 Juli 2018 | 20:00 WIB

Inspirasi Busana Lebaran dari Ratu Rania

Inspirasi Busana Lebaran dari Ratu Rania

Lifestyle | Rabu, 13 Juni 2018 | 14:55 WIB

Inspirasi Gaya Busana Semi Formal ala Jeon Tae Soo

Inspirasi Gaya Busana Semi Formal ala Jeon Tae Soo

Lifestyle | Selasa, 23 Januari 2018 | 19:11 WIB

Tak Disangka, Donald Trump Jadi "Fashion Influencer", Kok Bisa?

Tak Disangka, Donald Trump Jadi "Fashion Influencer", Kok Bisa?

Lifestyle | Rabu, 22 November 2017 | 07:45 WIB

Demi Medsos, Satu dari Enam Milenial Tampil Pakai Baju Baru

Demi Medsos, Satu dari Enam Milenial Tampil Pakai Baju Baru

Lifestyle | Kamis, 16 November 2017 | 08:19 WIB

Kiat Selalu Tampil Satu Gaya Ala Steve Jobs

Kiat Selalu Tampil Satu Gaya Ala Steve Jobs

Lifestyle | Kamis, 12 November 2015 | 21:03 WIB

Terkini

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

×