Bagi yang Suka Piknik, Jadi Duta Wisata Kampus Yuk!

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 08 September 2018 | 12:00 WIB
Bagi yang Suka Piknik, Jadi Duta Wisata Kampus Yuk!
Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) bikin gebrakan lagi. Beberapa waktu lalu, Kids Zaman Now yang peduli dengan pariwisata ini ‘ngegas’ ke Universitas Bandar Lampung dan Universitas Bunda Mulia Jakarta, sekarang, GenPI Goes to Campus mulai menyentuh seluruh Poltekpar dan Sekolah Tinggi Pariwisata di bawah Kemenpar.

Bali, Lombok, Palembang, Medan, Makassar, ikut disentuh. Netizen milenial yang suka pariwisata , travelling, kulineran, nulis blog, fotografi, bikin video atau ngevlog, kembali diajak gabung di komunitas laskar digital pariwisata Indonesia.

“Buat yang suka piknik, suka kulineran, suka foto atau jalan jalan ke destinasi wisata cocok banget gabung di sini. GenPI sifatnya relawan dan komunitas ini dibentuk oleh Kementerian Pariwisata RI,” tutur Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono, Jumat (7/9/2018).

Kalau sudah gabung, lantas benefitnya apa? Serunya dimana? Asiknya kaya apa?

“Yang pertama, bakal punya temen banyak se-Indonesia yang sehobi dan keren abis. Anda juga bakal tahu informasi ter-update tentang pariwisata. Misalkan soal destinasi baru, kebijakan pemerintah dan event pariwisata Indonesia yang spekta banget, dan yang lebih penting lagi, Anda bakal punya banyak kesempatan mengikuti berbagai macam program dan lomba, yang hadiahnya tentu seru abis dan sayang untuk dilewatkan,” tambah Don.

Pertanyaan yang sering muncul setelah itu, bagaimana cara membentuk GenPI di kampus-kampus? Di universitas?

“Langkah pertama, kumpulkan anak anak netizen, yang hari-harinya asyik bermedia sosial, khususnya yang rajin memposting wisata alam, budaya, buatan, yang menjadi portofolio pariwisata. Mereka bisa blogger, vlogger, fotografer media kampus, reporter kampus, travellers, selebgram, atau siapa saja yang eksis di media sosial,” urai Don.

Langkah berikutnya, bikin grup. Bisa di WA, di Wechat, Telegram, atau aplikasi lain yang familiar buat semua member.

“Pilih sendiri koordinatornya, secara mufakat, kekeluargaan, karena kalau banyak campur tangan soal siapa koordinatornya malah tidak asyik,” tambah Don.

baca juga

Ketiga, invite kawan-kawan GenPI Nasional (GenpiNas), untuk bergabung di grup embrio GenPI . Mereka akan membantu mengarahkan, agar tidak salah setting sejak awal.

Berikutnya, bikin akun official yang dikelola oleh tim GenPI kampus. Besarkan jumlah membership, perbanyak interaksi medsos, open recruitmen, perbanyak sharing melalui offline dan online.

“Setelah itu, siap-siap di-launching sebagai GenPI kampus,” ungkap Don.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, ikut antusias. Dia menilai, kampus memiliki potensi besar untuk mengangkat pariwisata Indonesia.

“GenPI cocok dengan generasi milenial yang menjadikan wisata sebagai bagian dari gaya hidup. GenPI juga cocok bagi mahasiswa yang suka piknik, suka foto dan jalan-jalan ke destinasi wisata di Indonesia. Ini menjadi wadah yang pas untuk berkreasi,” tutur wanita yang akrab disapa Kiki itu.

Kepala STP Bali, Dewa Gede Ngurah Byomantara juga seirama. Dia ikut antusias mendukung terbentuknya GenPI STP Bali.

"Mengenal dunia digital saat ini, menjadi keharusan. Untuk itu, fokus pembelajaran di STP Bali juga kami giring ke arah digital. Dengan adanya GenPI, para siswa mendapat ilmu baru sekaligus membuka cakrawala. Kami ingin membangun jiwa interpreneur siswa dan semua itu bisa didapatkan di GenPI," tutur Byamontara.

Ada respons positif  dari  Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

“Saya sering menyebutnya 2C, yaitu Creative Value dan Commercial Value. Pertama, creatif dalam mengangkat tema-tema pariwisata di media sosial, dari soal desain, angel, pemilihan kata, interaktif di medsos, sampai mengemas event. Kuncinya harus selalu fresh dan kekinian,” tutur Arief.

Poin kedua, ada nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar.

“GenPI kan punya pasar-pasar kreatif yang Instagramable dan selalu booming dimana-mana. Itu ada operational return dan non operational return yang bisa dibagi ke masyarakat dan GenPI sendiri,” tambah Menpar.

Nah, bagi yang tertarik gabung GenPI, silakan gabung. Caranya gampang dan nggak bikin ribet. Tinggal klik genpi.co, kemudian carilah kanal ‘Gabung GenPI’ di sisi kanan atas laman. Setelah itu, isi semua formulir data secara akurat, lalu klik ‘Daftar Sekarang’ atau ‘Submit’. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Sharma Springs Bamboo, Nikmati Bersantai dengan Pemandangan Ubud Pulau Bali

Sharma Springs Bamboo, Nikmati Bersantai dengan Pemandangan Ubud Pulau Bali

Your Say | Rabu, 29 November 2023 | 10:40 WIB

Taman Dedari Ubud, Pesona Indonesia yang Banyak di Kunjungi oleh Para Turis

Taman Dedari Ubud, Pesona Indonesia yang Banyak di Kunjungi oleh Para Turis

Your Say | Senin, 27 November 2023 | 08:49 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×