Studi Terkini : Angka Perceraian di Inggris Turun Separuh

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Minggu, 23 September 2018 | 15:15 WIB
Studi Terkini : Angka Perceraian di Inggris Turun Separuh
Ilustrasi perceraian. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Ada kabar baik dari Inggris di mana studi terkini menemukan jumlah pasangan yang bercerai setelah tiga tahun menikah mengalami penurunan separuhnya selama 25 tahun terakhir.

Temuan ini muncul pada penelitian terkini setelah tingkat perceraian mulai meningkat pada 1960 dan mencapai tahun tertinggi sepanjang waktu pada 1993.

Untuk pasangan yang menikah selama lima tahun, menurut data dari Marriage Foundation dan The Times, angka itu turun lebih dari sepertiga (39 persen), dan seperlima pada pasangan yang telah bersama selama satu dekade (10 tahun).

Kabar ini tentu sangat positif, mengingat sebelumnya angka perceraian meroket di antara yang baru menikah, waktu di mana pasangan biasanya memiliki anak-anak yang masih kecil.

Nah, peneliti juga melihat alasan dari angka perceraian yang menurun. Menurut mereka, itu mungkin hasil dari sejumlah faktor, mereka berspekulasi bahwa pasangan saat ini sering mengambil tanggung jawab bersama dalam pernikahan mereka.

Ini seperti memberi kekuatan tersendiri dalam hubungan, dan bisa dilihat bahwa sekarang lebih sedikit perempuan yang mengajukan perceraian.

Selain itu, saat ini juga lebih banyak pasangan yang memilih menikah karena cinta sehingga kurang merasakan tekanan, dan tak merasa memiliki kewajiban sosial yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya perceraian.

Meskipun ada temuan, para analis dari Marriage Foundation, yang menganggap perceraian keluarga sebagai 'bencana nasional' masih memiliki alasan untuk khawatir.

Menurut Sir Paul Coleridge, pendiri dan ketua Marriage Foundation dilansir Independent.co.uk, masih ada tiga hal besar yang harus diperhatikan. Pertama, jumlah pasangan yang menikah terlalu rendah, di mana jumlah pasangan yang belum menikah tiga kali lebih tinggi dari perceraian.

baca juga

Pasangan yang belum menikah juga bertanggung jawab atas separuh dari perceraian di antara pasangan yang hidup bersama, dengan meningkatnya perselingkuhan yang menjadi alasan perceraian.

Namun pihaknya optimis bahwa pernikahan yang tahan lama akan terus menjadi norma karena tingkat perceraian semakin berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sule Sindir Lina : Ingatlah Kebahagiaan Anak, Masak Cuma Harta

Sule Sindir Lina : Ingatlah Kebahagiaan Anak, Masak Cuma Harta

Entertainment | Sabtu, 22 September 2018 | 20:43 WIB

Sule Dapat Hak Asuh Anak, Ini Cara Brilian Menjadi Single Dad

Sule Dapat Hak Asuh Anak, Ini Cara Brilian Menjadi Single Dad

Lifestyle | Jum'at, 21 September 2018 | 19:00 WIB

Blak-blakan Pengacara Sule soal Rizky Febian Sujud di Depan Lina

Blak-blakan Pengacara Sule soal Rizky Febian Sujud di Depan Lina

Entertainment | Jum'at, 21 September 2018 | 15:26 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×