Kendalikan Konsumsi Alkohol, WHO Bentuk Program SAFER

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 30 September 2018 | 17:01 WIB
Kendalikan Konsumsi Alkohol, WHO Bentuk Program SAFER
ilustrasi minum alkohol. (shutterstock)

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia atau WHO, baru saja meluncurkan program SAFER, sebuah paket inisiatif dan teknis yang menjabarkan lima strategi membantu pemerintah di seluruh dunia mengurangi konsumsi alkohol.

WHO bangga memperkenalkan SAFER yang merupakan sebuah paket intervensi yang telah terbukti dapat mengurangi bahaya yang disebabkan oleh alkohol yang berbahaya serta konsekuensi kesehatan, sosial, dan ekonomi.

"Kami membutuhkan tindakan pemerintah di seluruh dunia untuk menetapkan opsi-opsi kebijakan pengendalian alkohol dan kebijakan publik yang efektif untuk mengurangi konsumsi alkohol yang berbahaya," kata Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Menurut data dari Global Status Report (GSR), konsumsi alkohol berkontribusi terhadap lebih dari 3 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun dan lebih dari 5 persen dari beban penyakit dan cedera di seluruh dunia.

Konsumsi alkohol juga merupakan faktor risiko utama untuk PTM (penyakit tidak menular) termasuk kanker dan penyakit kardiovaskuler serta penyakit-penyakit menular seperti TB dan HIV/AIDS, kekerasan, dan cedera.

"Kami mendorong negara-negara untuk mengambil tindakan, memantau kemajuan mereka, dan melindungi penyusunan kebijakan terkait alkohol dari pengaruh-pengaruh kepentingan komersial. Dukungan dari masyarakat dan donor sangat penting untuk kesuksesan pengendalian alkohol yang berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesetaraan gender, dan meningkatkan keselamatan publik," tambah Asisten Direktor Jenderal WHO, Dr Svetlana Axelrod.

SAFER sendiri merupakan program lima aksi strategis berdampak kuat yang diklaim mampu mendorong tercapainya target kesehatan dan pembangunan.

Lima aksi tersebut adalah; Strengthen (Memperkuat) pembatasan ketersediaan alkohol; Advance (Memajukan) dan mendorong tindakan pelarangan mengemudi dalam pengaruh alkohol; Facilitate (Memfasilitasi) akses tehradap skrining, intervensi singkat, dan pengobatan; Enforce (Menegakkan) atau melakukan pembatasan meliputi iklan, sponsorship, dan promosi alkohol dan Raise (Menaikkan) harga alkohol melalui kebijakan bea, pajak, dan penetapan harga (pricing).

Semoga program WHO, strategi membantu pemerintah di seluruh dunia mengurangi konsumsi alkohol dapat mengurangi pecandu alkohol.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Lebih dari 200 Penyakit Menular Lewat Makanan

Duh, Lebih dari 200 Penyakit Menular Lewat Makanan

Health | Jum'at, 28 September 2018 | 10:45 WIB

Diskusi dengan WHO, Menkes Bicara Soal Masalah TBC di Indonesia

Diskusi dengan WHO, Menkes Bicara Soal Masalah TBC di Indonesia

Health | Kamis, 27 September 2018 | 15:28 WIB

Konsumsi Sayuran Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Konsumsi Sayuran Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Press Release | Rabu, 26 September 2018 | 15:38 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×