Masyarakat Kamboja yang Senang Shopping Tertarik ke Bandung

Fabiola Febrinastri

Kamis, 04 Oktober 2018 | 09:00 WIB
Masyarakat Kamboja yang Senang Shopping Tertarik ke Bandung
Sales mission Wonderful Indonesia di Phnom Penh, Kamboja. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Culture, nature dan valuable money. Tiga unsur ini menjadi jurus pemikat sales mission Wonderful Indonesia di Phnom Penh, Kamboja.

Salah satu fokusnya mengarah ke destinasi Bandung dan sekitarnya. Semua buyers potensial Phnom Penh pun digiring ke Tanah Pasundan.

Belanja banyak disuka, shopping di mal Jawa Barat banyak ditanya.

Djoni Sofyan Iskandar, dari West Java Tourism Board, piawai menggoda buyers Phnom Penh di Ballroom Sofitel Phnom Penh Phokeethra Hotel, Phnom Penh, Kamboja. Semua keingintahuan para buyers Phnom Penh langsung terpuaskan dengan suguhan itenarary yang detail.

Culture, nature dan valuable money. Itu semua bisa didapatkan Cambodian bila berwisata ke Bandung,” tutur Djoni.

Lantas bagaimana dengan 3A-nya? akses, atraksi dan amenitas? Tiga unsur yang saling terkait, saling terkoneksi satu dengan yang lain?

“Jangan khawatir. Semua lengkap,” tambahnya lagi.

Sales mission Wonderful Indonesia di Phnom Penh, Kamboja. (Dok: Kemenpar)
Sales mission Wonderful Indonesia di Phnom Penh, Kamboja. (Dok: Kemenpar)

Akses menuju Bandung sekarang sudah ditopang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Jaraknya sekitar 80 km via tol.

Tak sampai dua jam, Cambodian sudah bisa memilih wisata yang disukai.

baca juga

“Penerbangan terlaris di Kamboja kan, Malindo. Dari Kamboja bisa ke Kuala Lumpur, kemudian nyambung ke Bandung,” ungkap Djoni.

Atraksiya? Jangan ditanya lagi. Dijamin bagus dan lengkap. Nature, culture, shopping and cullinary semua ada.

“Bandung itu pusat fesyen. Punya banyak mal bagus. Tampilan fisiknya yang keren. Bangunan megah. Beberapa bahkan lebih besar, lebih lengkap, daripada di Singapura, Eropa, Amerika, Australia, Jepang dan lainnya. Harganya dijamin bisa bersaing,” ucap Djoni.

Kulinernya apalagi. Semua makanan tradisional khas Indonesia ada di sana. Mau yang pedas, manis, asam, western, Asian food? Semua ada, semua tersedia.

"Sisi lainnya banyak. Ini yang coba kita sentuh di Phnom Penh," timpal Heri Hermawan, Kepala Bidang Pemasaran Area IV wilayah Indochina Kementerian Pariwisata.

Yang lebih penting lagi, kehebatan akses dan atraksi ikut didukung amenitas yang mumpuni. Desa wisatanya banyak, hotel berbintangnya apalagi. Mau yang melati sampai Hotel bintang 6, semua ada.

Semua bahan paparan tadi membuat Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng ikutan happy. Pilihan Bandung,dirasa sangat pas dengan seleras pasar Kamboja yang senang shopping,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×