Waspada, Kekerasan Seksual Intai Anak Korban Gempa

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:21 WIB
Waspada, Kekerasan Seksual Intai Anak Korban Gempa
Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana

Suara.com - Para pengungsi perempuan dan anak korban gempa Palu berpotensi menjadikan mereka sebagai korban kekerasan seksual dan adopsi illegal.

Situasi dan kondisi di pengungsian serta nasib anak-anak yang kehilangan orangtua membuat mereka menjadi orang yang rentan.

Hal itu diungkap oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, saat mengunjungi lokasi pengungsian gempa palu dan Donggala, Sulawesi Selatan (10/10/2018).

Dalam kunjungannya Menteri Yohana mengaku sangat bersedih atas bencana yang melanda menegeri ini, terutama melihat nasib perempuan dan anak.

“Saya sangat bersedih atas bencana yang melanda kita saat ini, tapi kita tidak boleh patah semangat, kita tetap harus berjuang untuk mempertahankan kehidupan kita kedepan,” ujar Menteri Yohana menguatkan para penyintas.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi kekerasan seksual yang dapat terjadi kepada perempuan dan anak.

“Pada saat situasi pasca bencana alam seperti ini memang kita berjuang dengan berbagai keterbatasan, namun para perempuan dan anak-anak ku disini harus waspada agar terhindar dari kekerasan yang mungkin akan terjadi. Jangan takut untuk melapor kepada pihak-pihak yang melindungi disini,” tegasnya melalui rilis yang diterima Suara.com.

Selain kekerasan seksual Kementerian PPPA juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam proses pemulihan masyarakat dan daerah Palu dan Donggala untuk melindungi perempuan dan anak dari ancaman perdagangan orang atau adopsi illegal.

“Banyak anak yang terpisah dari orang tuanya, saya meminta kepada seluruh pihak yang terlibat untuk mendata dan mengusahakan menemukan keluarganya, minimal keluarga besarnya, anak-anak ini jangan sampai dibawa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab” pungkas Yohana.

baca juga

Kemen PPPA juga akan mengupayakan pos ramah perempuan dan anak yang diharapkan dapat berguna untuk mencegah dan mengurangi potensi kekerasan baik fisik, psikis dan seksual, serta perdagangan orang terhadap perempuan dan anak.

Menteri Yohana juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Tengah yang telah membantu dalam koordinasi, Forum Anak, para relawan psikolog yang telah membantu dalam proses Recreasional Therapy kepada para pengungsi serta seluruh pihak yang sudah turut membantu meringkankan beban para penyintas.

Jadi pengungsi perempuan dan anak korban gempa Palu penting dilindungi dari potensi korban kekerasan seksual dan adopsi illegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

24 PNS Tewas Diterjang Tsunami Palu

24 PNS Tewas Diterjang Tsunami Palu

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:22 WIB

Update Gempa: Korban Gempa Palu - Donggala Tembus 2.073 Orang

Update Gempa: Korban Gempa Palu - Donggala Tembus 2.073 Orang

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:14 WIB

Tanggap Darurat Gempa Palu - Donggala Diperpanjang 14 Hari

Tanggap Darurat Gempa Palu - Donggala Diperpanjang 14 Hari

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:08 WIB

Terkini

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

×