Studi Sebut Generasi Milenial Lebih Senang Jam Kerja Fleksibel

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 29 Oktober 2018 | 04:00 WIB
Studi Sebut Generasi Milenial Lebih Senang Jam Kerja Fleksibel
Pekerja generasi milenial lebih suka jam kerja fleksibel? (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, jam kerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore lazim dijadikan standar jam kerja perusahaan di Indonesia. Namun menurut studi, tak lama lagi era jam kerja yang disebut 9 to 5 ini akan berakhir.

Pasalnya, jam kerja 9 to 5 disebut tidak membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Apalagi saat ini pekerja dari generasi milenial lebih suka jam kerja yang fleksibel dan dinamis.

Klaim ini didukung oleh sebuah studi yang meneliti struktur kehidupan kerja masyarakat modern. Dikatakan studi tersebut, mulai banyak kantor yang menghilangkan tradisi kerja 8 jam dan malah menerapkan sistem kerja jarak jauh.

Dilansir New York Post, sekitar 57 persen pekerja kantoran modern di Amerika Serikat merasa lebih produktif dengan bekerja jarak jauh dan tidak dituntut bekerja di waktu tertentu.

Studi ini dilakukan oleh OnePoll dan merekrut sekitar 3.000 responden dari kalangan pekerja kantoran baik di Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Australia, Selandia Baru, dan India.

Peneliti mengklaim bahwa mereka menemukan adanya peningkatan produktivitas yang jauh lebih menonjol pada kantor yang tidak menerapkan sistem kerja tradisional.

Menurut peneliti, manfaat yang dapat dirasakan dari bekerja jarak jauh adalah tidak adanya tekanan berlebih ketika di kantor. Pekerja juga merasa waktu istirahat akan lebih fleksibel dan ini membantu mereka mencapai nilai pekerjaan yang lebih baik.

Di sisi lain, bekerja jarak jauh juga membantu kualitas bagi para pekerja yang sudah berkeluarga.

Lebih lanjut lagi, bekerja di luar kantor juga membuat hati lebih bahagia karena berkaitan dengan lingkungan yang lebih beragam dan ruangan yang tidak membosankan.

baca juga

Hasil dari penelitian ini coba menunjukan bahwa ada keseimbangan yang lebih terasa ketika bekerja di luar kantor dan tidak menerapkan jam kerja 9 to 5.

Nah, bagaimana menurut Anda? Lebih suka jam kerja yang fleksibel dan dinamis atau masih mengikuti jam kerja 9 to 5?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : Stres di Usia 40an Dapat Menurunkan Daya Ingat

Studi : Stres di Usia 40an Dapat Menurunkan Daya Ingat

Lifestyle | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Ini Alasan Kehilangan Pasangan Bisa Picu Kematian Menurut Studi

Ini Alasan Kehilangan Pasangan Bisa Picu Kematian Menurut Studi

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:30 WIB

Axis Incar Pelanggan Milenial Melalui Hyphone

Axis Incar Pelanggan Milenial Melalui Hyphone

Tekno | Selasa, 23 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Studi Terkini : Kurang Gerak Lebih Bahaya dari Merokok, Waduh!

Studi Terkini : Kurang Gerak Lebih Bahaya dari Merokok, Waduh!

Health | Minggu, 21 Oktober 2018 | 11:44 WIB

Asrorun: Jangan Menuding Milenial Apolitis

Asrorun: Jangan Menuding Milenial Apolitis

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:35 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×