Yuk Eksplore Lombok, Banyak Wisata Tidak Terdampak Gempa Lho!

Silfa Humairah Utami

Selasa, 20 November 2018 | 08:32 WIB
Yuk Eksplore Lombok, Banyak Wisata Tidak Terdampak Gempa Lho!
Wisatawana bersantai di Gili Kedis Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Pemandangan perbukitan yang mengeliling pantai biru, dan wisata bawah laut hingga wisata budaya desa adat Lombok menjadi keunggulan destinasi wisata Lombok.

Ada Bukit Merise dan Tanjung Aan yang menjadi destinasi yang sedang digalakkan Kementrian Pariwisata (Kemenpar) program Lombok Bangkit di di Kawasan Mandalika, Kuta, Lombok Tengah.

Pemandangan sunset di Bukit Merese, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pemandangan sunset di Bukit Merese, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Kemudian keindahan bawah laut Gili Nanggu, Sudak dan Kedis yang menjadi daya pikit, destinasi ini tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Lombok di pesisir bagian Pulau Lombok di Kecamatan Sekotong dan Kabupaten Lombok Barat.

Gili Nanggu, Sudak dan Kedis adalah salah satu gugusan pulau kecil berpasir putih yang di huni ribuan jenis ikan, terumbu karang dan juga tak berpenghuni.

Tempat ini lebih private sehingga wisatawan akan lebih merasakan kehidupan pulau kecil.

Pemandangan Gili Kedis, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pemandangan Gili Kedis, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Tidak ketinggalan wisata budaya di desa adat Sasak Sade, dan desa tenun Sukarara juga ikut dikenalkan kemenpar.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar, Muh Ricky Fauziyani, Kemenpar memiliki program Lombok Bangkit yang merupakan strategi pemulihan destinasi wisata terdampak dan promosi pariwisata tidak terdampak pasca-gempa Lombok.

Di tahapan rehabilitasi, Kemenpar melakukan identifikasi dampak pariwisata dengan melakukan publikasi dan promosi pariwisata destinasi yang tidak terdampak.

"Bantu kami menyampaikan di NTB ada dua destinasi terdampak dan tidak terdampak, yang sedang kita galakkan destinasi yang tidak terdampak alias tidak tersentuh efek gempa sehingga tidak ada yang berubah," katanya saat diwawancarai wartawan pada event gathering Amazing Lombok Famtrip yang terdiri dari perusahan travel, startup, event organizer hingga consultant yang berangkat ke Lombok mengeksplore wisata tidak terdampak pada (16-18 November).

Menurutnya Lombok memiliki daya tarik pada wisata muslim friendly, mulai dari wisata dan makanan halal yang mudah didapat. Turis paling banyal datang dari Timor Leste, Malaysia dan beberapa dari negara Eropa dan Timur.

baca juga

"Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi perbincangan pascagempa yang mengguncang hingga 7,0 skala richter (SR) beberapa bulan lalu. Kini Lombok tengah berbenah dan bangkit, sebenarnya kita sudah dibilang bukan lagi bangkit tapi sedang berlari untuk promosi ini," katanya.

Ricky Fauziyani mengatakan pascagempa sekiranya sudah ada 29 kegiatan yang dilaksanakan di sana. Dari jumlah tersebut, delapan diantaranya merupakan kegiatan yang sifatnya internasional.

Wisatawan bersantai di rooftop Golden Palace Hotel, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)
Wisatawan bersantai di rooftop Golden Palace Hotel, Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Kegiatan itu digelar oleh beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Korea dan lainnya. Hal itu membuktikan bahwa saat ini Lombok sudah siap untuk menerima kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Ia menyebut gempa tidak mengguncang seluruh wilayah di Lombok. Lokasi terparah adalah di Lombok Utara. Guncangan 7 SR itu telah meratakan bangunan di sana. Namun perlu diketahui, tidak semua wilayah hancur, karena masih banyak wilayah yang tidak terdampak.

Sebab, pascagempa wisatawan yang berkunjung ke Lombok menurun sangat drastis. Tempat wisata hingga penginapan di sana begitu mendapati imbas dari ketakutan masyarakat untuk mendatangi Lombok.

"Padahal masih banyak destinasi wisata atau perhotelan yang aman dan nyaman untuk dikunjungi alias tidak terdampak gempa Lombok," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 3 Wisata Rekomendasi Akhir Tahun Menurut Travel Blogger

Ini 3 Wisata Rekomendasi Akhir Tahun Menurut Travel Blogger

Lifestyle | Senin, 19 November 2018 | 15:57 WIB

Olimpade 2020, Pelatih Beberkan Dua 'Kelemahan' Zohri

Olimpade 2020, Pelatih Beberkan Dua 'Kelemahan' Zohri

Sport | Sabtu, 17 November 2018 | 18:18 WIB

Bikin Gagal Paham, 5 Destinasi Ini Punya Nama Jorok dan Kasar

Bikin Gagal Paham, 5 Destinasi Ini Punya Nama Jorok dan Kasar

Lifestyle | Sabtu, 17 November 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB