Saatnya Milenial Belajar Bahasa Jerman Supaya Go Internasional

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 30 November 2018 | 11:00 WIB
Saatnya Milenial Belajar Bahasa Jerman Supaya Go Internasional
Ilustrasi belajar ujian. (Shutterstock)

Suara.com - Generasi milenial merupakan bagian dari global society, yang mana nantinya akan berkompetisi lebih luas lagi. Untuk itu, mereka dituntut menguasai lebih dari satu bahasa asing.

Pembelajaran bahasa asing di sekolah diterapkan untuk bekal masa depan, tidak hanya di bidang teknologi, tetapi juga di bidang pendidikan, pariwisata dan kebudayaan. Bahasa asing tersebut diajarkan sebagai mata pelajaran wajib atau sebagai mata pelajaran muatan lokal. Banyak sekolah menengah atas di Indonesia yang mengajarkan bahasa Jerman sebagai bahasa asing kedua.

Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa asing yang sangat berkembang jumlah peminatnya di negara-negara kuat baru, seperti Indonesia yang bahkan menjadi salah satu negara ASEAN dengan peminat bahasa Jerman tertinggi.

Terbukti dengan banyaknya sekolah-sekolah di Indonesia yang memberikan jam pelajaran bahasa Jerman dengan didukung oleh berbagai fasilitas antara lain dari pemerintah Republik Federal Jerman melalui Goethe-Institut. Goethe-Institut adalah institusi kebudayaan Jerman yang membina minat penduduk dunia terhadap bahasa dan budaya Jerman.

Lebih dari 60 tahun, Goethe-Institut menjalin kerjasama dalam hal kebudayaan dan pendidikan di seluruh dunia. Hingga pada tahun 2008, Goethe-Institut mendapatkan kepercayaan dari Kementrian Luar Negeri Jerman untuk menjadi salah satu institusi yang melaksanakan program “Schulen: Partner der Zukunft (PASCH)” atau yang dikenal di Indonesia sebagai Proyek Sekolah: Mitra Menuju Masa Depan“ (PASCH).

“Program ini berhasil menghubungkan 2.000 sekolah di dunia melalui bahasa Jerman intensif. Dalam kurun waktu 10 tahun program ini juga berhasil meningkatkan minat pembelajaran bahasa Jerman terutama pada generasi milenial di 29 Sekolah Mitra seluruh Indonesia yang tergabung di dalamnya,” jelas Ade Umar Said Schüetz, Koordinator Proyek Sekolah: Mitra menuju Masa Depan (PASCH) yang ditemui ditengah acara Pertemuan Tahunan untuk Kepala Sekolah dan Koordinator PASCH di Jakarta, Kamis (29/11).

Ia menambahkan, banyak sekolah menengah di Indonesia menjadikan bahasa Jerman sebagai mata pelajaran bahasa asing kedua di sekolah. Program PASCH pun telah memotivasi banyak sekolah untuk ikut menyelenggarakan mata pelajaran bahasa Jerman di sekolahnya.

Dari sisi siswa, penguasaan bahasa Jerman sebagai bahasa asing kedua setelah bahasa Inggris memberikan banyak keuntungan. Karena banyak referensi pada bidang teknik, ilmu murni, ilmu kedokteran maupun ekonomi ditulis dalam bahasa Jerman.

“Selain itu negara Jerman merupakan salah satu negara yang banyak diminati sebagai tujuan studi lanjutan. Jerman merupakan salah satu negara tujuan utama studi lanjutan di Eropa dengan pertimbangan kualitas dan biaya pendidikan gratis. Jadi dengan belajar bahasa Jerman, kesempatan untuk go internasional semakin dekat dan mudah,” tukasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nih Tips Menarik Minat Milenial Belajar Bahasa Jerman

Nih Tips Menarik Minat Milenial Belajar Bahasa Jerman

Lifestyle | Jum'at, 30 November 2018 | 09:43 WIB

Kementan Dorong Anak Muda Kenali Segala Hal tentang Pertanian

Kementan Dorong Anak Muda Kenali Segala Hal tentang Pertanian

News | Minggu, 25 November 2018 | 10:29 WIB

Studi : Obesitas Bikin Anak Malas Belajar

Studi : Obesitas Bikin Anak Malas Belajar

Health | Kamis, 15 November 2018 | 10:09 WIB

Terkini

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:05 WIB

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×