Penghuni Kontrakan Angkat Kaki dari Lokasi Pembunuhan 1 Keluarga

Iwan Supriyatna, Walda Marison

Jum'at, 30 November 2018 | 10:42 WIB
Penghuni Kontrakan Angkat Kaki dari Lokasi Pembunuhan 1 Keluarga
Garis polisi masih terbentang di bagian depan dan samping rumah keluarga Diperum Nainggolan. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Garis polisi masih terbentang di bagian depan dan samping rumah keluarga Diperum Nainggolan. Maklum saja, rumah itu menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dibunuhnya seluruh anggota keluarga Diperum Nainggolan.

Setelah hampir dua minggu pasca pembunuhan tersebut terjadi, para penghuni kontrakan yang dikelola Diperum Nainggolan mulai meninggalkan kontrakan.

Salah satu penghuni kontrakan bernama Heril (19) mengaku banyak yang pindah setelah tragedi pembunuhan tersebut. Dirinya pun mengaku dalam waktu dekat ini berencana akan pindah.

"Baru minggu kemarin dua pintu disebelah saya sudah pada pindah. Minggu ini saya juga berencana akan pindah," kata Mahasiswa semester 3 ini kepada Suara.com, Jumat, (30/11/2018).

Ia mengaku banyak yang pindah karena merasa kurang nyaman akibat tragedi pembunuhan tersebut. Benar saja, tempat yang ia tinggali hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari TKP tewasnya satu keluarga Diperum Nainggolan.

"Ya kita merasa ga nyaman lagi. Tapi saya belum tahu rencana pindah kemana. Yang pasti ada rencana minggu ini akan pindah," bebernya.

Untuk diketahui, kontrakan ini terletak tepat di belakang rumah Diperum Nainggolan. Kontrakan dua lantai ini terdiri dari 28 pintu. Heril sendiri pun tinggal di lantai atas.

"Yang dilantai atas sekarang cuma saya saja. Yang lain sudah pindah. Yang di lantai bawah cuma 4 pintu yang ditempatin, " terangnya.

Saat ditanya mengenai pengalaman mistis yang ia alami pasca kejadian, ia mengaku tidak pernah merasakan hal tersebut. Ia bahkan tidak pernah mendengar pengakuan dari penghuni lain terkait pengalaman tersebut.

"Saya ga pernah ngalamin yang kaya gitu sih," katanya.

Sebelumnya, keluarga Diperum Nainggolan habis dibantai oleh saudara dari istrinya sendiri yang bernama Haris Simamora. Kejadian itu terjadi pada tanggal 13 November lalu.

Adapun yang menjadi korban yakni Diperum Nainggolan (38) Maya Ambarita (37) Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7). Alasan Haris Simamora membantai satu keluarga ini ditenggarai karena sakit hati atas perlakuan dan Diperum Nainggolan.

Haris Simamora merasa sakit hati saat bekerja bersama Diperum menjaga toko milik kakaknya yang bernama Douglas Nainggolan. Hingga saat ini, Haris Simamora sudah mendekam di balik jeruji besi dengan ancaman hukuman mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikunci Pemilik, Polisi Buka Paksa Kamar Rekan Haris Simamora

Dikunci Pemilik, Polisi Buka Paksa Kamar Rekan Haris Simamora

News | Rabu, 21 November 2018 | 19:16 WIB

Iin Puspita Sosok Pencinta Doraemon, Yuk Intip Isi Kamarnya

Iin Puspita Sosok Pencinta Doraemon, Yuk Intip Isi Kamarnya

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:40 WIB

Penonton Rekonstruksi Pembunuhan Gaban Murka: Haris Biadab!

Penonton Rekonstruksi Pembunuhan Gaban Murka: Haris Biadab!

News | Rabu, 21 November 2018 | 13:52 WIB

Terkini

Ngaku Sakit Saat Dipanggil, Bebizie Ternyata Sudah Serahkan Uang Rp 895 Juta ke KPK

Ngaku Sakit Saat Dipanggil, Bebizie Ternyata Sudah Serahkan Uang Rp 895 Juta ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:47 WIB

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:46 WIB

Drakor Bisa Kenalkan Budaya Korea pada Dunia, Kenapa Indonesia Belum?

Drakor Bisa Kenalkan Budaya Korea pada Dunia, Kenapa Indonesia Belum?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:40 WIB

Kelme Kenalkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru dan Kuncup Melati Punya Makna Khusus

Kelme Kenalkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Warna Biru dan Kuncup Melati Punya Makna Khusus

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:35 WIB

8 Liquid Sunscreen yang Tidak Menyumbat Pori, Tekstur Ringan dan Nyaman untuk Kulit

8 Liquid Sunscreen yang Tidak Menyumbat Pori, Tekstur Ringan dan Nyaman untuk Kulit

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:32 WIB

Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare

Petani Milenial di Pulau Obi Panen 8,3 Ton Padi per Hektare

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

5 Bahaya Membiarkan Bunga Es Kulkas Menumpuk Terlalu Tebal, Tak Cuma Bikin Boros Listrik

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:28 WIB

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

×