Diekspor Hingga Eropa, Kopi Samosir Raih Sertifikat Indikasi Geografis

M. Reza Sulaiman

Minggu, 09 Desember 2018 | 07:38 WIB
Diekspor Hingga Eropa, Kopi Samosir Raih Sertifikat Indikasi Geografis
Kopi Samosir raih sertifikat indikasi geografis. [Shutterstock]

Suara.com - Kopi Samosir dari Sumatera Utara terkenal karena rasanya yang khas. Untuk menjaga kualitas sekaligus mensejahterakan petani kopi, kopi Samosir mendapatkan sertifikat perlindungan indikasi geografis.

Kopi Samosir resmi mengantongi sertifikat perlindungan Indikasi Geografis (IG) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM yang difasilitasi oleh Deputi Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

"Pada 2017-2018, bekerjasama dengan DJKI Kementerian Hukum dan HAM dan tim ahli IG ada enam produk yang memiliki potensi IG telah difasilitasi untuk memperoleh sertifikat perlindungan IG," ujar Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik, dilansir Antara.

Salah satu dari enam produk yang memiliki potensi IG tersebut adalah Kopi Samosir yang sertifikat perlindungannya resmi diberikan dalam pembukaan Festival Indikasi Geografis.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan bahwa sertifikat perlindungan Indikasi Geografis ini akan dapat meningkatkan penghasilan para petani secara khusus.

"Karena kita diakui kualitasnya, sehingga penjualan atau penyebarna kopi ini akan mempunyai dampak dan diketahui oleh masyarakat secara kualitas," kata Rapidin Simbolon ditemui dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa keuntungan utama yang akan dirasakan oleh petani kopi adalah harga yang lebih tinggi.

Dengan produksi hampir 5.000 ton biji kopi per tahun dengan total 4.913,24 hektar lahan yang tersebar di pulau Samosir, saat ini, Kopi Samsosir telah diekspor ke Thailand dan ke sejumlah negara di Eropa, termasuk Prancis.

Kualitas Kopi Samosir telah mendapat pengakuan 'excellent' dengan skor di atas 85 dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember. Hal ini, menurut Rapidin Simbolon dikarenakan Kopi Samosir ditanam di atas ketinggian 1450 dpl dengan lahan bekas letusan gunung berapi.

baca juga

"Kami sekarang sedang mengupayakan nilai tambah, artinya kami buat kelompok-kelompok tani ini untuk mengelola sendiri menjadi sebuah roastingan kopi yang bagus, dan ini dijual kepada para wisatawan," tutupnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Kita Bisa Membuat Kopi Nikmat ala Barista, Ini Tipsnya!

Ternyata Kita Bisa Membuat Kopi Nikmat ala Barista, Ini Tipsnya!

Lifestyle | Kamis, 06 Desember 2018 | 17:41 WIB

Mau Temukan Rasa Kopi Otentik di Kedai Kopi? Pemula Wajib Tanya Ini

Mau Temukan Rasa Kopi Otentik di Kedai Kopi? Pemula Wajib Tanya Ini

Lifestyle | Kamis, 06 Desember 2018 | 16:33 WIB

Wajib Coba! Nitro Coffee dan Nitro Tea, Ngopi Rasa Bir yang Kian Ngehits

Wajib Coba! Nitro Coffee dan Nitro Tea, Ngopi Rasa Bir yang Kian Ngehits

Lifestyle | Kamis, 06 Desember 2018 | 15:36 WIB

Prabowo: Saya Enggak Dikasih Kopi Supaya Tak Lama-lama Pidato

Prabowo: Saya Enggak Dikasih Kopi Supaya Tak Lama-lama Pidato

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 20:06 WIB

Anak Penderita HIV Dilarang Bersekolah, Sebegitu Menularkah?

Anak Penderita HIV Dilarang Bersekolah, Sebegitu Menularkah?

Health | Sabtu, 01 Desember 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×