Remaja Ini Dideportasi Karena Iseng Tulis Pesan Tentang Bom

Silfa Humairah Utami

Sabtu, 12 Januari 2019 | 20:30 WIB
Remaja Ini Dideportasi Karena Iseng Tulis Pesan Tentang Bom
Ilustrasi tulis pesan soal bom saat dalam pesawat. (Shutterstock).

Suara.com - Tidak boleh menyinggung soal bom saat berada di dalam pesawat menjadi peraturan yang tidak bisa diganggu gugat, tidak terkecuali untuk becandaan atau iseng pun dapat dijatuhkan denda atau hukuman.

Seperti halnya yang terjadi pada remaja ini yang membuat publik geger dengan ulahnya di dalam pesawat Air New Zealand.

Remaja ini dikenai denda cukup besar karena sudah menyalahgunakan aplikasi pesan di pesawat bernama in-flight messaging.

In-flight messaging sendiri adalah aplikasi pesan yang boleh digunakan saat pesawat sedang mengudara.

Bukannya digunakan secara baik-baik, remaja ini malah iseng menulis pesan ''saya punya bom'' di dalam aplikasi in-flight tersebut.

Dilansir Guideku.com dari laman Gizmodo, remaja 19 tahun ini langsung ditindak tegas oleh pihak maskapai penerbangan.

Akibat ulah isengnya tersebut, Meke Fiftra harus menjalani proses hukum di Pengadilan Distrik Manukau, Kamis (10/1/19).

Meke Fifta telah melanggar Undang-Undang Penerbangan Sipil dengan mengirim pesan terkait keselamatan pesawat yang nyatanya informasinya salah.

Pesan tersebut dikirim oleh Meke Fifta saat Air New Zealand A320 tengah meluncur di landasan pacu.

baca juga

Remaja tersebut ditangkap setelah pesawat dengan rute menuju Sidney itu kembali ke gerbang.

Meke Fifta menulis pesan tentang bom tersebut, karena menurutnya itu adalah hal yang cukup lucu.

Setelah diproses di pengadilan, remaja ini merasa tertekan dan menyesal atas perbuatannya tersebut.

Karena ulah isengnya menggunakan aplikasi pesan di dalam pesawat secara tidak bijak, remaja ini didenda oleh pengadilan sebesar 3.000 dolar AS atau senilai kurang lebih Rp 42 juta.

Biaya ini diberlakukan sebagai denda mengganti layanan darurat di Bandara Auckland.

Meke Fifta yang pergi seorang diri ini hendak bepergian dari Tonga ke Sidney dan dirinya harus terlebih dahulu transit di Auckland.

Walaupun pesan bom itu hanya fiktif yang niatnya hanya untuk bercanda, Meke Fifta harus menjalani deportasi ke negara asalnya.

Akibat iseng menyinggung soal bom saat di dalam pesawat, remaja ini harus menerima akbatnya, jangan ditiru nih. (Arendya Nariswari)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Garuda Indonesia Gelar Pertunjukan Musik di Atas Ketinggian 35 Ribu Kaki

Garuda Indonesia Gelar Pertunjukan Musik di Atas Ketinggian 35 Ribu Kaki

Lifestyle | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:10 WIB

Ada Shuttle Gratis untuk Penumpang Pesawat Ini, Ikuti Syaratnya

Ada Shuttle Gratis untuk Penumpang Pesawat Ini, Ikuti Syaratnya

Press Release | Jum'at, 11 Januari 2019 | 16:30 WIB

6 Polisi Berpakaian Preman Jaga Pimpinan KPK Selama 24 Jam

6 Polisi Berpakaian Preman Jaga Pimpinan KPK Selama 24 Jam

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 15:53 WIB

Terkini

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:46 WIB

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:44 WIB

×