5 Alasan Jangan Terlalu Baik, Nanti Dimanfaatin Lho

Jum'at, 15 Februari 2019 | 20:00 WIB
5 Alasan Jangan Terlalu Baik, Nanti Dimanfaatin Lho
Ilustrasi dimanfaatin karena terlalu baik. (Shutterstock)

Suara.com - Pentingnya menjadi diri sendiri dan bertumpu pada kebahagian sendiri menjadi point penting dalam hidup. Namun, sering kali seseorang lebih mendengarkan orang lain dan meletakkan kebahagiannya sesuai keinginan orang. Hal ini sering terjadi atau dirasakan pada orang yang "terlalu baik".

Tak menyangka juga jika sikap terlalu baik bisa mendatangkan hal-hal buruk untuk diri sendiri. Dikutip dari DewiKu, di bawah ini adalah alasan kenapa jangan "terlalu baik" sama orang. Yuk, simak alasannya.

1. Tak bisa menjadi diri sendiri

Jika terlalu baik sama orang lain, apalagi perihal selalu mengikuti kata teman-teman, tentu kamu akan dipandang bahwa tak punya pilihan lain.

Jika terus-terusan seperti ini, kamu akan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri sendiri, lho. Semakin lama, kamu akan merasa bahwa kamu tak akan bisa menjadi diri sendiri.

2. Mudah kecewa

Memaafkan seseorang itu memang perlu, tapi memberikan kesempatan kedua itu adalah sebuah pilihan. Jika memberi kesempatan kedua kepada seseorang yang pernah menyakitimu, bisa jadi akan membuka celah dirimu sendiri untuk dikecewakan lagi kali kedua.

Jadi, apakah kamu rela dan sanggup jika hati yang rapuh itu selalu terus-terusan dikecewakan?

3. Dimanfaatkan

Baca Juga: Daging di Indonesia Termahal Sedunia? Istana: Prabowo ke Pasar Dunia Mana?

Membantu sesama memang kebaikan yang harus diterapkan di dalam kehidupan sosial. Namun sayangnya ada beberapa orang yang selalu meminta tolong dikala ada butuhnya saja.

Memang ada yang malas atau hanya iseng saja. Tapi, kalau kamu punya sikap terlalu baik dan menjadi sungkan kalau menolak, bisa jadi kamu hanya dimanfaatkan saja.

Kalau begitu, kamu sendiri yang rugi karena merasa kesulitan dan kerepotan. Harus diingat ya, berkata tidak itu bukan sebuah kesalahan besar. kok.

4. Dianggap remeh

Sikap terlalu baik ini bisa mempengaruhi dirimu di kehidupan sosial. Jika saat berada di forum terbuka, kamu pun memilih setuju-setuju saja dengan keputusan yang diambil.

Padahal kamu punya opini yang ingin kamu sampaikan. Namun karena tak mau lama-lama berdebat, jadi kamu pilih mengikuti arus mengalir saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI