Kompor Listrik, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 01 Maret 2019 | 13:02 WIB
Kompor Listrik, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
Ilustrasi kompor listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Pemilihan jenis kompor bagi kaum hawa biasanya mempertimbangkan berbagai aspek seperti faktor keamanan, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Kini banyak rumah tangga yang mulai menggunakan kompor listrik. Alasannya, selain hemat juga ramah lingkungan. Benarkah demikian?

Disampaikan Fahmy Randhi selaku pengamat dari Universitas Gadjah Mada (UGM), masyarakat sebenarnya mempunyai pilihan dalam menggunakan kompor listrik, yakni berbasis gas atau listrik. Energi listrik menjadi pilihan yang menarik, baik dari segi teknologi maupun kepraktisan.

"Dengan memakai energi listrik, masyarakat mendapat manfaat langsung, mengingat energi listrik termasuk energi bersih atau ramah lingkungan. Tapi saat ini, masyarakat belum terpikir memilih produk dari segi sumber energi, yang jelas harus tersedia dan terjangkau," ujar Fahmy dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Jumat (1/3/2019).

Menurut Fahmy, akan ada sejumlah manfaat yang diperoleh masyarakat, apabila nantinya pengalihan pola konsumsi ini terjadi. Misalnya saat terjadi pengalihan dari kompor gas ke kompor listrik.

"Ini dimungkinkan, mengingat ada sebagian masyarakat yang mulai sadar lingkungan. Maka di sini energi listrik menjadi pilihan, seperti halnya mobil listrik dan kompor listrik atau induksi," imbuh dia.

Pakar ketenagalistrikan dan Guru Besar FT-UI Professor Iwa Garniwa mengemukakan hal senada. Misalnya penggunaan kompor listrik untuk memasak, manfaatnya lebih ramah lingkungan dibandingkan menggunakan gas elpiji.

"Karena gas masih menghasilkan emisi. Sementara pembangkit listrik yang ada saat ini, adalah PLTU yang lebih sedikit menggunakan batu bara dan sangat minim emisi yang diakibatkan," imbuh dia.

Namun kalau ditinjau dari segi harga, apakah listrik lebih murah dengan harga yang ada sekarang, ia tidak bisa menjawab secara pasti. Lima tahun lalu ia melakukan riset memasak satu objek yang sama dengan gas dan listrik, memang lebih murah memakai listrik. Tapi sekarang harga listrik sudah berbeda.

"Jika pemerintah memutuskan menaikkan atau menurunkan harga gas, bisa jadi harganya lebih mahal atau murah perbandingannya, antara memasak menggunakan bahan bakar gas atau listrik. Jadi penetapan harga itu relatif sifatnya," imbuh dia.

baca juga

Iwa menambahkan, perhatian jangan terkonsentrasi pada peralatan listrik yang harganya terjangkau, melainkan sebaiknya mempertimbangkan juga pada aspek lain, seperti pada kapasitas produksi kompor listrik.

"Teknologi harus diikuti kebijakan yang mendukung teknologi tersebut. Misalnya penggunaan kompor listrik yang mau ditingkatkan dengan pertimbangan tadi, maka pemerintah harus membuat kebijakan, harga kompor listrik murah, dan tersedia di mana-mana," imbuh dia.

Tapi memang Iwa mengakui, dengan menggunakan listrik maka memasak akan lebih praktis. Sementara kalau dari sisi keamanan relatif sama, karena memasak baik menggunakan gas maupun listrik, keduanya memiliki pengamannya masing-masing.

Jadi bagaimana menurut Anda? Sudah siap beralih ke kompor listrik?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Provokasi di Pilpres, Jokowi: Ini Karena Banyak Kompor

Waspada Provokasi di Pilpres, Jokowi: Ini Karena Banyak Kompor

News | Minggu, 25 November 2018 | 13:39 WIB

Hobi Masak Tapi Ingin Irit Gas, Ini Solusinya!

Hobi Masak Tapi Ingin Irit Gas, Ini Solusinya!

Press Release | Selasa, 03 Juli 2018 | 18:32 WIB

Presiden Teken Perpres Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Presiden Teken Perpres Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Bisnis | Jum'at, 20 April 2018 | 15:24 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×