Bukan Benda Sejarah, Museum di Islandia Ini Isinya Alat Kelamin!

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 04 Maret 2019 | 00:05 WIB
Bukan Benda Sejarah, Museum di Islandia Ini Isinya Alat Kelamin!
Phallological Museum, museum alat kelamin yang ada di Islandia. (Roman Tiraspolsky / Shutterstock.com)

Suara.com - Bukan Benda Sejarah, Museum di Islandia Ini Isinya Alat Kelamin!

Islandia terkenal dengan wisata alam dan pegunungan saljunya. Tapi tahukah kamu jika di Islandia juga ada museum alat kelamin?

Ya, Phallological Museum di Islandia tidak memiliki koleksi benda sejarah, melainkan koleksi alat kelamin dari berbagai makhluk hidup.

Mulai dari alat kelamin hewan seperti mamalia, hingga alat kelamin manusia bisa kamu temukan di Phallological Museum ini.

Dilansir Guideku.com dari laman Dailymail, museum di Islandia ini memiliki lebih dari 250 koleksi alat kelamin jantan yang berasal dari 93 spesies hewan.

Phallological Museum ini juga memiliki koleksi alat kelamin terbesar yakni milik paus sperma berukuran kurang lebih 1,7 meter.

Dalam Phallological Museum, pengunjung juga bisa melihat sejumlah alat kelamin dengan berbagai ukuran dari hewan anjing, tikus hingga hamster.

Phallological Museum, museum alat kelamin yang ada di Islandia. (Chalie Chulapornsiri / Shutterstock.com)
Phallological Museum, museum alat kelamin yang ada di Islandia. (Chalie Chulapornsiri / Shutterstock.com)

Ruangan lain di museum ini juga dijadikan sebagai tempat penyimpanan alat dan artefak lain yang berkaitan dengan alat kelamin dari beberapa dekade.

Tak sedikit pengunjung yang merasa geli ketika melihat koleksi 286 alat kelamin itu.

Baca Juga: Isak Tangis Sambut Jenazah Ibunda Mikha Tambayong di Rumah Duka

"Kalian akan medapatkan edukasi di waktu bersamaan kamu juga bersenang-senang," ungkap salah satu pengelola museum bernama Hjortur Sigurdsson.

Sang ayah, Sigurdur Hjartarson, adalah seorang ahli sejarah dan telah menjadi guru kurang lebih selama 37 tahun.

Dirinya membuka museum tersebut pada 1997 dan sebelum itu hanya memiliki 62 spesimen.

Di tahun 1980, Hjartarson sudah memiliki 13 koleksi spesimen yang berasal dari 9 mamalia darat dan empat spesies paus.

Setelah beberapa dekade, koleksi Hjartarson ini telah meningkat sebanyak 34 spesimen.

Phallological Museum, museum alat kelamin yang ada di Islandia. (Chalie Chulapornsiri / Shutterstock.com)
Phallological Museum, museum alat kelamin yang ada di Islandia. (Chalie Chulapornsiri / Shutterstock.com)

Beberapa tahun kemudian Sigurdsson baru mendapatkan spesimen alat kelamin manusia yang disumbangkan oleh donor asal Islandia berusia 96 tahun.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI