Najwa Shihab : Banyak Perempuan Muda Indonesia yang Malu untuk Berhasil

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Jum'at, 29 Maret 2019 | 20:05 WIB
Najwa Shihab : Banyak Perempuan Muda Indonesia yang Malu untuk Berhasil
Najwa Shihab ditemui di sela-sela jumpa pers kembalinya program talkshow Mata Najwa, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2018) [suara.com/Ismail].

Suara.com - Meski dirasa sudah memilih kesempatan yang sama dalam berbagai hal, namun perempuan Indonesia masih memiliki tantangan besar dalam meraih kesuksesan dan keberhasilam dalam hidupnya. Hal ini disampaikan oleh Jurnalis sekaligus Presenter Televisi, Najwa Shihab.

Dalam sebuah talkshow yang diselenggarakan oleh Amartha Fintech, perempuan yang akrab disapa Nana mengungkap, bahwa meski sudah mengecap pendidikan tinggi, kesempatan yang terbuka luas di berbagai bidang dan memiliki kendali atas dirinya sendiri, perempuan Indonesia masih memiliki pola pikir yang membatasi dirinya. 

"Berbicara tentang perempuan Indonesia tantangannya pasti berbeda. Tapi saya mau bicara dalam konteks para perempuan muda di kota besar. Menurut saya seringkali tanpa tidak sadar, perempuan menganggap rendah dirinya sendiri. Secara sistematis melakukan itu," ungkap mantan Jurnalis Metro TV tersebut, Kamis (28/3/2019).

Ada banyak contoh kasus bahkan penelitian yang menunjukan hal tersebut. Ibu satu anak ini menunjukan, ada sebuah penelitian di mana mahasiswa perempuan dan lelaki ditugaskan untuk menebak skor IPK mereka. 

Mahasiswa perempuan selalu menebak skor IPK yang lebih rendah dibanding apa yang dia dapatkan. Sementara untuk mahasiswa lelaki, kata putri dari ulama Quraish Shihab tersebut, mereka dengan percaya diri menebak skor IPK yang lebih tinggi, dibanding dengan apa yang sudah didapatkan. 

"Selain itu, untuk lulusan fresh graduate perempuan, hanya 7 persen yang berani nego gaji pertama. Sedangkan lulusan laki-laki fresh graduate, 53 persen berani nego gaji pertama," tambah dia.

Jadi, lanjut perempuan yang lahir pada 16 September 1977 ini, ada rasa keengganan, yang seringkali secara sistematis dilakukan dan tidak disadari oleh perempuan-perempuan tersebut.

Sayangnya, hal ini dirasakan sangat wajar, karena harus diakui, kita hidup di dunia yang menganggap bahwa kesuksesan pada lelaki berkorelasi positif, sebaliknya kesuksesan berkorelasi negatif atas perempuan.

"Ya memang kita hidup di dunia yang seperti itu dan akhirnya itu yamg membuat seringkali perempuan merasa tidak bisa atau malu-malu menunjukan bahwa dirinya bisa dan berhasil," ujarnya.

baca juga

Untuk itu, Najwa memiliki saran agar perempuan Indonesia bisa lebih percaya diri dan berani melakukan perubahan, dengan mulai melatih mengubah pola tentang diri sendiri terlebih dahulu. Dengan demikian akan memicu seseorang untuk mulai berani mengamil risiko.

"Mengubah mindset adalah keterampilan atau skill hidup yang perlu dilatih, sehingga kita tidak takut untuk mencoba hal-hal baru. Ini berkaitan erat dengan persistensi untuk mengejar sesuatu. Bisa dimulai dari hal sekecil apapun. Jadi memang harus dilatih,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulkan Najwa Shihab Jadi Ketum PSSI, Dahnil Anzar Diserbu Warganet

Usulkan Najwa Shihab Jadi Ketum PSSI, Dahnil Anzar Diserbu Warganet

Bola | Sabtu, 23 Februari 2019 | 17:00 WIB

Najwa Shihab Ajak Lawan 'Orang Dalam' PSSI, Begini Caranya

Najwa Shihab Ajak Lawan 'Orang Dalam' PSSI, Begini Caranya

Bola | Sabtu, 23 Februari 2019 | 12:29 WIB

Gusti Randa Ingin Erick Thohir dan Najwa Shihab Pimpin PSSI

Gusti Randa Ingin Erick Thohir dan Najwa Shihab Pimpin PSSI

Bola | Kamis, 21 Februari 2019 | 18:52 WIB

Terkini

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×