Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari, Pembawa Perubahan Bagi Sesama Perempuan

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 01 April 2019 | 10:02 WIB
Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari, Pembawa Perubahan Bagi Sesama Perempuan
Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Menjalani sebuah usaha, kakak beradik ini tak hanya fokus pada laba, tapi juga bagaimana cara memberdayakan perempuan lain di sekitarnya.

Bisnis kue memang lekat dengan perempuan. Hal itu pulalah yang dilakukan Rina Trisnawati, pemilik Tintin Chips, produk makanan ringan berupa cookies tipis kering dari kacang almond, rengginang, dan keripik kentang.

Hal yang membuat Tintin Chips menarik perhatian adalah karena produksinya dibantu oleh ibu-ibu yang memiliki anak difabel di kawasan Cileunyi, Bandung.

Memulai kisahnya membangun usaha yang kini semakin maju, Rina dengan gaya ceplas ceplosnya menceritakan bahwa awalnya Tintin Chips merupakan ide usahanya sebagai persiapan rencananya untuk pensiun dini dari kantor konsultan publik tempatnya bekerja.

Hal inilah yang membuat perempuan asal Bandung tersebut memberanikan diri membuka bisnis kue dengan modal awal hanya Rp 600 ribu. Saat itu, uang segitu ia gunakan untuk membeli bahan-bahan kue dan oven tangkring.

"Karena saya tuh sama gas takut, yah, beli oven tangkring, nggak taunya kuenya di luar sudah gosong, (tapi) dalamnya masih rasa tepung. Ya mau gimana lagi, akhirnya dipaksain beli oven gas. Itu juga hidupkannya mesti minta tolong orang," ujar dia saat ditemui Suara.com belum lama ini.

Setelah itu, ia pun mulai mengikuti kursus membuat cookies almond yang saat itu memang sedang tren. Ia memasarkan memasarkan produknya secara langsung, baik kepada teman-teman maupun di workshop-nya di kawasan Cileunyi, Bandung

Saat pesanan semakin banyak, Rina mengajak sang adik, Wulan Diahsari, untuk memberdayakan anggota komunitas Ikatan Keluarga Anak Difabel (IKADK) yang dibina oleh adiknya, untuk ambil bagian dalam produksi Tintin Chips.

Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Wulan sendiri selama ini berperan mengelola dana santunan dari teman-temannya untuk anak-anak penyandang disabilitas di lingkungannya. Wulan kemudian mengajak para ibu-ibu yang memiliki anak penyandang disabilitas, seperti penderita cerebral palsy dan down syndrome, untuk menjadi bagian dari produksi Tintin Chips.

“Bagaimana pun tidak baik juga, ya, terus-terusan mengharapkan bantuan orang. Kalau bisa menghasilkan uang sendiri, tentu bisa lebih percaya diri. Lagipula, ibu-ibu tersebut fisiknya kan sehat, tapi waktunya mereka terbatas karena sebagian besar waktu mereka untuk mengurus anaknya,” kata Rina.

baca juga

Ada kurang lebih 40 perempuan yang tergabung dalam IKADK mulai membantu proses produksi Tintin Chips dengan jam kerja berbeda-beda. Rina memberlakukan sistem shift per kelompok.

Lebih lanjut Rina mengatakan, para ibu tersebut akan mendapatkan penghasilan berdasarkan berapa tube atau kemasan yang mereka hasilkan.

"Sebenarnya ini lebih ke apresiasi ya. Kami tidak semata-mata mengenalkan gaji, karena kalau sudah bicara uang, persepsinya sudah beda. Sementara yang kita inginkan, membuat mereka paham bahwa tidak ada perbedaan di antara mereka. Sebenarnya tinggal menggali potensi yang mereka punya saja," jelas Wulan dalam kesempatan yang sama.

Selain memberi penghasilan tambahan pada para ibu tersebut, Tintin Chips juga menyediakan dana khusus untuk membantu biaya pengobatan anak-anak difabel, seperti hydrotherapy, fisiotherapy, pembelian kursi roda, kelas parenting, pengajian, kelas memasak, sampai tamasya.

Wulan mengatakan, hal ini juga bermanfaat bagi para ibu tersebut, untuk bisa berbagi tentang apa yang dirasakan dengan sesama ibu lain saat pekerjaan sedang berlangsung. Sehingga beban yang mereka rasakan bisa sedikit lebih ringan.

Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari usai talkshow Amartha Impact Talks. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Rina Trisnawati dan Wulan Diahsari usai talkshow Amartha Impact Talks. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Tak berhenti sampai di situ, Rina pun terus belajar untuk bisa memasarkan produknya dengan baik. Mulai dari desain kemasan yang ia perbaiki agar terlihat lebih modern dengan menyewa jasa seorang desainer grafis, penggantian kemasan dari mika ke kemasan tube atau kertas yang lebih ramah lingkungan, dan pemanfaatan sosial media untuk memasarkan produknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Belajar dari Youtube, Mikael Jasin Siap Hadapi Kejuaraan Barista Dunia

Cuma Belajar dari Youtube, Mikael Jasin Siap Hadapi Kejuaraan Barista Dunia

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2019 | 08:52 WIB

Lisa Duwiry, Modal Kuota Internet Bisa Berjuang untuk Papua

Lisa Duwiry, Modal Kuota Internet Bisa Berjuang untuk Papua

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2019 | 07:27 WIB

Veronica Colondam, Ibu Bagi 3,5 Juta Anak Indonesia

Veronica Colondam, Ibu Bagi 3,5 Juta Anak Indonesia

Lifestyle | Senin, 25 Februari 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×