Utang PayLater Melonjak 54%, OJK Ingatkan Risiko Backfire

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 10 September 2026 | 14:09 WIB
Utang PayLater Melonjak 54%, OJK Ingatkan Risiko Backfire
Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Rizki F. Purnomo. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Utang PayLater melonjak 54% menjadi Rp13,62 triliun.
  • Pengguna BNPL tembus 26,64 juta rekening pada 2024.
  • OJK ingatkan ekspansi agresif bisa menjadi bumerang.

Suara.com - Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater semakin menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Namun, pertumbuhan pembiayaan yang mencapai puluhan persen dalam setahun mulai membawa perhatian terhadap kualitas kredit di tengah ekspansi industri yang semakin agresif.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan BNPL mencapai Rp13,62 triliun pada Juli 2024. Nilai tersebut melonjak 54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Pengawasan Lembaga Pembiayaan OJK Muhammad Rizki F. Purnomo mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan PayLater semakin diterima masyarakat. Bahkan, jumlah pengguna layanan ini terus bertambah.

"Saya bersyukur Buy Now Pay Later ini sudah sangat bisa diterima oleh masyarakat. Kenapa? Ya, kita perhatikan dari data yang ada, data statistik BNPL di OJK ini menunjukkan kontribusi yang cukup luas, outstanding BNPL per Juli 2024 itu tercatat Rp13,62 triliun. Jadi meningkat 54 persen secara year-on-year," kata Rizki dalam peluncuran Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Meski tumbuh pesat, porsi BNPL terhadap total pembiayaan perusahaan pembiayaan masih relatif kecil, yakni 2,45%. Kondisi ini justru membuka ruang bagi industri untuk kembali menggenjot penyaluran pembiayaan.

"Total porsi bagi debitur BNPL terhadap total baki debit pembiayaan masih di 2,45 persen. Masih sangat kecil ya. Ini peluang sebenarnya untuk industri BNPL untuk menambah porsinya," ungkapnya.

Di sisi lain, ekspansi tersebut perlu diwaspadai karena semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas utang untuk bertransaksi. OJK mencatat jumlah rekening pengguna BNPL pada 2024 telah mencapai 26,64 juta rekening, meningkat 9,32 juta rekening.

Artinya, pertumbuhan PayLater tidak hanya tercermin dari nilai pembiayaan yang membengkak, tetapi juga dari semakin luasnya jumlah masyarakat yang menggunakan fasilitas kredit tersebut.

Risiko pun mulai terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BNPL yang tercatat sebesar 3,03%.

baca juga

Rizki mengingatkan perusahaan pembiayaan agar tidak terlena dengan tingginya pertumbuhan penyaluran BNPL. Menurut dia, ekspansi kredit yang terlalu agresif tanpa dibarengi pengelolaan risiko justru dapat menjadi bumerang bagi industri.

"Saat ini kalau kita lihat NPL-nya masih di level 3,03 persen. Jadi masih sangat kecil ya, tapi jangan terus jadi gampang menyalurkan, itu akan backfire kita percaya ya," kata Rizki.

Dengan porsi terhadap total pembiayaan yang baru 2,45%, ruang ekspansi industri masih terbuka lebar.

"Pertumbuhan yang cukup besar, tetapi peluang juga masih sangat besar Bapak/Ibu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Setujui Gadai Elektronik Jakarta Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

OJK Setujui Gadai Elektronik Jakarta Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:08 WIB

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:21 WIB

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Festival Gandrung Sewu 2026, Siswi Sekolah Rakyat Tampil Memukau Bersama Ribuan Penari

Festival Gandrung Sewu 2026, Siswi Sekolah Rakyat Tampil Memukau Bersama Ribuan Penari

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Investasi Rp1,6 Triliun Kabur, Kok IHSG Malah Ngamuk 4 Hari Beruntun?

Investasi Rp1,6 Triliun Kabur, Kok IHSG Malah Ngamuk 4 Hari Beruntun?

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Ariana Grande Pertanyakan Kata Kokopan yang Viral Usai Pidato Prabowo

Ariana Grande Pertanyakan Kata Kokopan yang Viral Usai Pidato Prabowo

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Makna Lirik Lagu 'Coba Lagi': Pengingat Harapan saat Berada di Titik Terendah

Makna Lirik Lagu 'Coba Lagi': Pengingat Harapan saat Berada di Titik Terendah

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×