Lisa Duwiry, Modal Kuota Internet Bisa Berjuang untuk Papua

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 04 Maret 2019 | 07:27 WIB
Lisa Duwiry, Modal Kuota Internet Bisa Berjuang untuk Papua
Lisa Duwiry. (Dok. Pribadi)

Suara.com - Lisa Duwiry adalah satu dari anak muda berdarah Papua yang beruntung. Ia lahir dan besar di Jakarta, yang membuatnya hidup serba kecukupan. Namun, ia sadar, hal ini tak bisa didapatkan oleh saudara-saudara Papuanya yang lain.

Masalah gizi buruk dan sulitnya akses pendidikan di provinsi paling timur Indonesia tersebutlah yang membuat Lisa berjuang untuk membantu masyarakat Papua mendapatkan perubahan dalam hidupnya.

Meski tinggal di pusat ibu kota, tak menyulitkan Lisa untuk melakukan sejumlah kampanye kemanusiaan, yang mengajak begitu banyak orang membantu masyarakat Papua, khususnya anak-anak mendapatkan gizi dan pendidikan yang lebih layak.

#UntukKorowai. (Instagram)
#UntukKorowai. (Instagram)

"Awalnya, saya bergabung dalam gerakan 'Buku Untuk Papua' di Twitter. Foundernya adalah Dayu Fanto, kami mengumpulkan buku-buku bekas untuk teman Dayu yang memiliki perpustakaan di Nabire," kisah Lisa pada Suara.com dalam acara MaCe Papua yang dihelat Econusa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Mulai dari sana, kata Lisa, 'Buku Untuk Papua' mulai berkembang. Tidak hanya sekedar menyumbangkan buku dengan cuma-cuma, mereka pun rutin mengadakan Kelas Cerdas, tujuannya selain berbagi ilmu, semua orang yang mau datang diwajibkan membawa buku untuk didonasikan bersama 'Buku Untuk Papua'.

Setelah bergabung bersama 'Buku Untuk Papua', Lisa akhirnya memutuskan untuk vakum sejenak dalam kegiatan tersebut, namun terus mencari sesuatu yang baru yang bisa ia lakukan untuk tanah Papua. Sampai di tengah perjalanan, perempuan keturunan Jawa - Papua ini melihat informasi adanya kasus gizi buruk di Korowai, Papua.

Tepatnya kisah mengenai Putih Atil, bocah perempuan yang menderita Noma, penyakit akut akibat gizi kronis, sehingga menyebabkan luka di mulutnya sampai pipinya bolong. Berita ini lantas mendorongnya untuk kembali bergerak, berbuat sesuatu untuk Korowai.

Lisa Duwiry. (Dok. Pribadi)
Lisa Duwiry. (Dok. Pribadi)

Apalagi, lanjut Lisa, tak hanya Putih Atil, kasus gizi buruk di daerah tersebut juga dialami banyak ibu dan anak hingga kondisinya begitu memprihatinkan. Dari sinilah kemudian gerakan tanda pagar (tagar) #UntukKorowai mulai menggema.

“Berpaling sebentar yuk lihat anak-anak & mama-mama di Korowai Papua, mereka perlu bantuan kita. Kalau mau dan mampu, mari sama-sama ikut memberikan urunan tangan. Kalau bisa langsung tekan tombol dana sekarang, kita efisiensi waktu daripada ditumpuk-tumpuk. Karena mendesak, tiap hari ada saja anak yang meninggal," tulis Lisa kala itu di akun Twitternya.

baca juga

Lisa mengajak lebih banyak orang untuk menyumbangkan dana yang kemudian akan dibelikan pangan untuk perbaikan gizi dan vitamin, pakaian anak dan dewasa, selimut, handuk, hingga perlengkapan mandi seperti sabun.

"Saya awalnya niatnya cuma sekedar sharing. Me-retweet berita itu, ini lho di Korowai ada kasus gizi buruk sampai ada anak yang mengalami ini," ungkapnya.

Selain Lisa, standup comedian Arie Kriting, juga terpanggil dan menjadi salah satu influencer yang mendukung kampanye ini. Melalui caption di akun jejaring sosial instagram pribadinya, Arie mengajak netizen untuk turut ambil bagian dalam kampanye ini.

Lisa Duwiry. (Instagram)
Lisa Duwiry. (Instagram)

Cuitan Lisa pun ternyata menjadi besar, khususnya saat beberapa influencer seperti Arie Kriting dan penyanyi Once menggemakan tagar #UntukKorowai. Sampai Lisa pun bisa mengumpulkan dana Rp 130 juta.

Tak puas menolong Putih Atil bersama saudara-saudaranya yang lain, masih di Korowai, saat itu Lisa yang sempat mengunjungi daerah tersebut melihat bahwa akses pendidikan adalah hal lainnya yang harus dibereskan.

Mengingat, angka buta huruf di Papua paling tinggi. Mengapa? Karena kata Lisa, Papua, khususnya Korowai, tidak memiliki tenaga pengajar dan sekolah yang layak seperti yang sangat mudah ditemui di pulau Jawa atau pulau lainnya di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Layani Pasien, Mobil Ambulans di Papua Dijadikan Angkutan Umum

Bukannya Layani Pasien, Mobil Ambulans di Papua Dijadikan Angkutan Umum

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 08:53 WIB

Bandara Baru Mozes Kilangin Timika Papua Belum Dipasangi Listrik

Bandara Baru Mozes Kilangin Timika Papua Belum Dipasangi Listrik

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 11:02 WIB

Pendidikan di Papua Tertinggal, Ini yang Dilakukan Anak Muda Di Sana

Pendidikan di Papua Tertinggal, Ini yang Dilakukan Anak Muda Di Sana

Lifestyle | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:36 WIB

Terkini

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Sindiri Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Sindiri Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:55 WIB

IHSG Ambruk Lagi ke Level 5.200, Ini Penyebabnya

IHSG Ambruk Lagi ke Level 5.200, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Sentuhan Warna Baru Honda Genio Hadirkan Kesan Lebih Retro

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Melankolis! RIIZE Ungkap Kegalauan dan Kerinduan Mendalam di Lagu Insomnia

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Menyetir Mobil Sendiri Padahal Tidak Bisa Menyetir Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Fleece Tak Lagi Sekadar Baju Hangat, Ini Tips Padu Padan agar Tampil Stylish

Fleece Tak Lagi Sekadar Baju Hangat, Ini Tips Padu Padan agar Tampil Stylish

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:41 WIB

×