Gizi di Indonesia Membaik Ditengah Terjangan Gizi Buruk se-Asia Pasifik

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 02 April 2019 | 20:05 WIB
Gizi di Indonesia Membaik Ditengah Terjangan Gizi Buruk se-Asia Pasifik
Ilustrasi ahli gizi, penanganan gizi, gizi seimbang [shutterstock]

Suara.com - Gizi di Indonesia Membaik Ditengah Terjangan Gizi Buruk se-Asia Pasifik.

Ada hal menarik yang terlihat dalam perkembangan situasi gizi di Indonesia. Saat semakin banyak orang, termasuk anak-anak yang kelaparan dan kekurangan gizi di banyak wilayah di Asia Pasifik, prevalensi kelaparan dan jumlah anak-anak di Indonesia yang menderita kekurangan gizi justru malah berkurang. 

Dalam Forum Tinjauan Ketahanan Pangan dan Gizi di Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (2/4/2019) disebutkan, bahwa pemerintah Indonesia telah berhasil menunjukan perkembangan positif dalam membangun ketahanan pangan dan gizi. 

Menurut Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementrian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas, Arifin Rudiyanto mengungkao bahwa tahun lalu, konsumsi makanan per kapita di Indonesia meningkat sekitar 5 persen. 

"Bahkan konsumsi kalori pada masyarakat berpendapatan rendah juga meningkat sekitar 8 persen. Dalam kondisi ini, tingkat stunting untuk anak di bawah lima tahun di Indonesia juga turun 7 persen dibanding kondisi tahun 2013, yakni 30,8 persen di tahun 2018," ungkap Arifin. 

Lebih lanjut Arifin juga menjabarkan bahwa prevalensi kekurangan berat badan pada anak di bawah lima tahun juga turun sebanyak 2 persen menjadi 10 persen selama periode yang sama. 

Pencapaian ini, kata Arifin tidak lepas dari adanya sistem pangan berkelanjutan. Di mana, pertanian berkelanjutan dan produktif menjadi tantangan nyata. Di Indonesia, sistem produksi pangan sebagian besar mengandalkan petani kecil. 

"Sehingga meningkatkan produktivitas petani adalah salah satu kebijakan penting kami. Ini adalah tahun keempat kami menerapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan kami telah membuat kemajuan luar biasa dalam pencapaian Tujuan-2 TPB," ujarnya. 

Saat ini, Indonesia berada dalan kondisi transisi ekonomi, dengan pertunbuhan pendapatan lebih dari 5 persen per tahun dan permintaan akan makanan tumbuh lebih dari 4 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Manfaat Gizi Ikan Mujair Bisa Hilang karena 3 Hal Ini

Duh, Manfaat Gizi Ikan Mujair Bisa Hilang karena 3 Hal Ini

Health | Senin, 01 April 2019 | 06:55 WIB

DPR : Stunting Erat Kaitannya dengan Pola Hidup

DPR : Stunting Erat Kaitannya dengan Pola Hidup

DPR | Jum'at, 22 Maret 2019 | 09:38 WIB

Alasan Stunting Jadi Ancaman Bagi Bangsa Indonesia

Alasan Stunting Jadi Ancaman Bagi Bangsa Indonesia

Health | Senin, 18 Maret 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×