Duh, Manfaat Gizi Ikan Mujair Bisa Hilang karena 3 Hal Ini

M. Reza Sulaiman, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 01 April 2019 | 06:55 WIB
Duh, Manfaat Gizi Ikan Mujair Bisa Hilang karena 3 Hal Ini
Ikan mujair tinggi gizi dan nutrisi. [Shutterstock]

Suara.com - Duh, Manfaat Gizi Ikan Mujair Bisa Hilang karena 3 Hal Ini

Makan ikan mujair merupakan salah satu sumber gizi yang baik dengan harga yang cukup murah.

Dikutip Himedik dari Healthline, 100 gram ikan mujair mengandung 26 gram protein dan hanya 128 kalori. Selain itu, ikan mujair kaya akan niasin, vitamin B12, fosfor, selenium, dan kalium.

Ikan mujair juga merupakan sumber protein tanpa lemak, dengan hanya 3 gram lemak per sajian. Namun, meski sedikit, jenis lemak pada ikan inilah yang menjadi salah satu penyebab dampak buruknya.

1. Lemak bikin inflamasi

Ikan mujair hanya mengandung 240 mg asam lemak omega-3 per sajian, sepuluh kali lebih sedikit dari salmon liar. Kandungan asam lemak omega-6 ikan ini lebih banyak daripada omega-3.

Healthline menyebutkan, asam lemak omega-6 sangat kontroversial, tetapi umumnya dianggap kurang sehat daripada omega-3. Beberapa orang bahkan percaya, asam lemak omega-6 berbahaya dan meningkatkan inflamasi atau peradangan, jika dimakan berlebihan.

2. Risiko salmonella

Karena permintaan konsumen akan ikan mujair terus meningkat, peternakan ikan mujair dijalankan dengan metode yang hemat biaya, untuk menghasilkan produk yang relatif murah bagi konsumen.

baca juga
Ilustrasi bakteri Listeria. (Shutterstock)
Ikan mujair yang berasal dari peternakan tidak higienis berisiko tularkan bakteri salmonella. (Shutterstock)

Sebuah laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengungkapkan bahwa ikan yang dibudidayakan di China diberi makan kotoran hewan ternak.

Meskipun praktik ini menurunkan biaya produksi, bakteri seperti Salmonella yang ditemukan dalam kotoran hewan bisa mencemari air dan meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan atau foodborne diseases.

3. Bahan kimia picu kanker

Penggunaan bahan kimia dalam peternakan maupun pengemasan ikan mujair diketahui bisa menyebabkan kanker.

Artikel lain melaporkan bahwa FDA menolak lebih dari 800 pengiriman makanan laut dari China sejak 2007 hingga 2012, termasuk 187 pengiriman ilan nila dan mujair.

Seafood Watch dari Monterey Bay Aquarium juga melaporkan bahwa beberapa bahan kimia yang diketahui menyebabkan kanker dan efek toksik lainnya masih digunakan di peternakan ikan mujair di China meskipun beberapa di antaranya sudah dilarang sejak lebih dari 10 tahun yang lalu.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Vegan Tak Tahunya Influencer Internasional Ini Makan Ikan di Bali

Ngaku Vegan Tak Tahunya Influencer Internasional Ini Makan Ikan di Bali

Lifestyle | Minggu, 24 Maret 2019 | 15:00 WIB

Duh, Cara Penyimpanan yang Salah Bikin Kualitas Ikan Menurun

Duh, Cara Penyimpanan yang Salah Bikin Kualitas Ikan Menurun

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2019 | 19:27 WIB

Ramai Diet Nasi, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Karbohidrat Kompleks

Ramai Diet Nasi, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Karbohidrat Kompleks

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 20:08 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×