Lagi Tren Minum Jus Seledri, Benarkah Berkhasiat?

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 11 April 2019 | 08:53 WIB
Lagi Tren Minum Jus Seledri, Benarkah Berkhasiat?
Ilustrasi jus seledri. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Akhir-akhir ini, jagat media sosial diramaikan dengan tren mengonsumsi jus seledri. Para selebgram bahkan mencontohkan bagaimana cara membuat jus seledri yang disebut-sebut dapat mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker.

Sontak saja klaim ini menjadi tren baru di kalangan kaum hawa. Seledri yang dimaksud pun bukan jenis lokal, melainkan impor. Berbagai supermarket kini menyediakan seledri stick impor demi memenuhi permintaan pasar.

Pertanyaannya, benarkah jus seledri berkhasiat untuk kesehatan? Dilansir dari Womenshealth, perwakilan dari The British Skin Foundation mengatakan bahwa meminum setengah liter jus seledri saat perut kosong seperti yang dianjurkan para pelaku tren ini justru dapat meningkatkan risiko penuaan dini, bahkan kanker kulit.

"Seledri diketahui mengandung psoralens yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit Anda terhadap UVA sinar matahari," kata konsultan dermatologis dan juru bicara British Skin Foundation, Emma Wedgeworth.

Tanggapan ini datang setelah unggahan Kim Kardashian yang baru-baru ini mengumumkan akan menjajal tren ini untuk mengurangi gejala psoriasisnya.

"Sinar matahari UVA mengurangi peradangan psoriasis, jadi jika Anda minum banyak jus seledri dan duduk di bawah sinar matahari, mungkin ada reaksi di kulit. Tapi paparan UVA juga dapat meningkatkan penuaan dini dan risiko kanker kulit," jelas Wedgeworth.

Meski seledri mengandung banyak vitamin dan mineral penting, banyak ahli kesehatan tidak merekomendasikan untuk memakannya dalam bentuk cair setiap hari.

"Dengan klaim menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh, mencegah kanker hanya dengan meminum jus seledri, sepertinya terlalu berlebihan," ujar ahli diet Natalie von Bertouch.

Natalie memastikan belum ada penelitian yang membuktikan khasiat dari jus seledri. Selain itu, mengonsumsi seledri dalam bentuk jus juga menghilangkan banyak serat makanan yang bermanfaat. Hal ini juga dapat berdampak negatif pada orang-orang yang mengonsumsi obat antikoagulan karena kandungan vitamin K yang tinggi dapat mempengaruhi pembekuan darah.

baca juga

"Seledri memiliki FODMAP yang cukup tinggi sehingga dapat memperburuk gejala bagi pengidap sindrom iritasi usus. Saya memilih untuk makan seledri daripada meminumnya," kata Natalie.

Natalie menegaskan bahwa menjalani pola diet seimbang yang didominasi dengan makanan utuh adalah cara terbaik untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chelsea Olivia Berbagi Tips Menyimpan dan Membersihkan Seledri untuk Jus

Chelsea Olivia Berbagi Tips Menyimpan dan Membersihkan Seledri untuk Jus

Lifestyle | Senin, 08 April 2019 | 13:50 WIB

5 Alasan Seledri Disebut Sebagai Makanan Super, Sehat Banget!

5 Alasan Seledri Disebut Sebagai Makanan Super, Sehat Banget!

Health | Minggu, 10 Maret 2019 | 12:27 WIB

Banyak Manfaat Konsumsi Jus Sayuran Hijau, Coba Yuk!

Banyak Manfaat Konsumsi Jus Sayuran Hijau, Coba Yuk!

Lifestyle | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×