Diet Ekstrem Hanya Minum Jus dan Air, Perempuan Alami Kerusakan Otak

M. Reza Sulaiman | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 07:00 WIB
Diet Ekstrem Hanya Minum Jus dan Air, Perempuan Alami Kerusakan Otak
Ilustrasi: Diet ekstrem hanya minum jus dan air sangat membahayakan kesehatan. [Shutterstock]

Suara.com - Diet ekstrem Hanya Minum Jus dan Air, Perempuan Alami Kerusakan Otak

Diet untuk menurunkan berat badan berlebih boleh-boleh saja. Meski begitu, diet yang dilakukan tetap harus memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi.

Seorang perempuan asal Israel mengalami kerusakan otak setelah menjalani diet ekstrem, yakni hanya minum air dan jus selama tiga minggu. Akibatnya ia harus dirawat di rumah sakit karena mengalami kerusakan otak dan malnutrisi.

Dikutip Himedik dari Mako, diet jus tersebut direkomendasikan oleh seorang terapis perempuan di Tel Aviv, yang terdiri dari jus buah dan berliter-liter air. Setelah tiga minggu menjalani diet, perempuan itu akhirnya dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius di Sheba Medical Center di Tel Hashomer.

Ia dilaporkan menderita hiponatremia, kondisi yang ditandai dengan ketidakseimbangan kadar garam yang parah dan tingkat elektrolit yang terganggu.

Kondisi ini biasanya dikaitkan dengan minum terlalu banyak air, tetapi inti masalahnya terletak pada kadar natrium dalam tubuh yang menjadi terlalu encer.

Air pun meninggalkan darah dan memasuki sel-sel melalui proses osmosis, yang kemudian membengkak. Akibatnya terjadi serangkaian gejala, termasuk kelelahan, kebingungan, mual, sakit kepala, dan bahkan kejang.

"Hiponatremia terjadi ketika kadar natrium Anda turun, dan itu bisa mematikan. Jika (pasien, -red) hanya minum jus jeruk dan air, itu tidak mengherankan." kata Keri Gans, ahli gizi diet, kepada Health.

Seorang perempuan melepas dahaga dengan minum air putih. [shutterstock]
Hipotanemia terjadi ketika seseorang kebanyakan minum air, termasuk diet ekstrem hanya minum jus. [shutterstock]

Dikutip HiMedik.com dari IFL Science, tidak banyak penelitian ilmiah tentang manfaat nutrisi dari diet jus yang ketat.

Sebagian besar ilmuwan tidak yakin dengan berbagai klaim untuk jus. Disebutkan, diet jus tidak memberikan banyak nutrisi penting, seperti protein, zat besi, lemak esensial, serta serat makanan, dan kemungkinan memberikan kadar gula alami yang tinggi.

Meski begitu, jus telah menjadi tren yang makin populer dalam beberapa tahun terakhir untuk memperbaiki berat badan dan rutinitas kesehatan. Diet jus juga diklaim bisa membantu detoksifikasi tubuh, yang tetap sama sekali tidak berdasar pada penelitian ilmiah.

"Orang-orang mendapatkan infonya dari ahli terapi pijat atau petugas di toko makanan kesehatan yang mungkin tidak mengetahui risiko potensial," ujar Dr Ronald Stram, direktur medis dan pendiri Center for Integrative Health and Healing di Delmar, kepada The New York Times pada 2009.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Sebut Bisa Laba-Laba Ini Mampu Cegah Kerusakan Otak Akibat Stroke

Peneliti Sebut Bisa Laba-Laba Ini Mampu Cegah Kerusakan Otak Akibat Stroke

Health | Senin, 08 April 2019 | 13:41 WIB

Turun Berat Badan dengan Diet Dash yang Juga Sehat, Coba Yuk

Turun Berat Badan dengan Diet Dash yang Juga Sehat, Coba Yuk

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2019 | 16:30 WIB

7 Tanda Diet Tidak Tepat, Bukannya Dapat Tubuh Ideal Malah Sakit

7 Tanda Diet Tidak Tepat, Bukannya Dapat Tubuh Ideal Malah Sakit

Lifestyle | Kamis, 14 Maret 2019 | 13:22 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB