Jangan Keliru, Ini Ciri Khas Kain Tenun dari Nagekeo NTT

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Kamis, 11 April 2019 | 20:23 WIB
Jangan Keliru, Ini Ciri Khas Kain Tenun dari Nagekeo NTT
Ciri khas kain tenun NTT dari Kabupaten Nagekeo ada di warna kuning dan hitam. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Jangan Keliru, Ini Ciri Khas Kain Tenun dari Nagekeo NTT

Nusa Tenggara Timur (NTT) terkenal dengan keindahan warisan nusantara berupa kain tenun. Setiap kabupaten di NTT memang menghasilkan kain tenun dengan motif yang berbeda.

Di kabupaten Nagekeo misalnya lebih identik dengan kain tenun kombinasi warna hitam dan kuning. Lembar di bagian depan berwarna hitam, sedangkan di bagian belakang berwarna kuning keemasan.

Kombinasi warna mencolok inilah yang membuat tenun asal Nagekeo lebih mudah diingat dibandingkan tenun ikat dari daerah lainnya.

"Masing-masing berbeda tergantung desa penghasilnya. Beda desa memiliki beda motif dan status sosial. Hal ini juga biasanya tergantung dengan motif dibalik kain tenun itu sendiri," ujar Julie Sutrisno Laiskodat selaku Ketua Dekranasda NTT di sela-sela Soft Launching Festival Literasi Nagekeo, di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Julie menambahkan, kain tenun merupakan salah satu mata pencaharian penduduk di NTT. Pasalnya menenun tidak memiliki musim layaknya pekerjaan utama lainnya seperti bertani.

Permintaan akan tenun sendiri cukup besar karena kain ini digunakan untuk perayaan suka maupun duka.

"Saya melihat tenun bukan hanya budaya saja tapi juga meningkatkan perekonomian NTT. Sekitar 80 persen penduduk bekerja sebagai petani tapi ada musimnya. Nah menenun ini tanpa musim kalau sekarang penenun menjadikan ini sebagai pekerjaan sambilan," imbuh pemilik butik LeViCo ini.

baca juga

Julie mengatakan bahwa Dekranasda berusaha membantu para pengrajin tenun untuk bisa berkarya dengan memberikan bantuan modal benang dan upaya pemasaran. Sehingga, kata Julie, pengrajin tak perlu repot-repot untuk menjualnya.

Nagekeo di NTT punya destinasi wisata beragam, tak kalah dengan Labuan Bajo dan Pulau Komodo. (Suara.com/Firsta Nodia)
Ciri khas kain tenun NTT dari Kabupaten Nagekeo ada di warna kuning dan hitam. (Suara.com/Firsta Nodia)

"Mereka tidak punya modal atau alat. Pangsa pasar tidak tahu harus dibawa ke mana. Itu yang sedang kami beri solusi. Jadi Dekranasda memberi tempat, memberi modal benang setelah itu mereka jual kembali ke kami. Mereka tidak harus mikir pangsa pasarnya," ujar Julie.

Perempuan yang baru saja menerima piagam penghargaan tokoh 'Pelopor Literasi Tenun Ikat Nagekeo NTT' oleh Bupati Nagekeo di Perpustakaan Nasional ini mengaku bahwa mempromosikan kain tenun Nagekeo memiliki beberapa tantangan. Menrutnya kini banyak industri yang menjual kain tenun printing. Hal ini kata dia bisa mematikan upaya pengrajin tenun ikat asal Nagekeo.

"Kami punya kendala masalah sekarang motif kami telah diprinting begitu merajalela itu yang mematikan pengrajin kami. Itu yang sedang kami cari solusinya, karena pengrajin membuat kain tenun butuh waktu lama, namun untuk kain printing bisa menggunakan mesin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkunjung ke Nagekeo NTT, Ini Pilihan Destinasi Wisata untuk Liburan

Berkunjung ke Nagekeo NTT, Ini Pilihan Destinasi Wisata untuk Liburan

Lifestyle | Kamis, 11 April 2019 | 17:57 WIB

Kabupaten Nagekeo NTT Siap Gelar Festival Literasi Agustus Mendatang

Kabupaten Nagekeo NTT Siap Gelar Festival Literasi Agustus Mendatang

Lifestyle | Kamis, 11 April 2019 | 13:31 WIB

Nyaris Hilang, Sofia Sari Dewi Hadirkan Tenun Toraja yang di IFW 2019

Nyaris Hilang, Sofia Sari Dewi Hadirkan Tenun Toraja yang di IFW 2019

Lifestyle | Minggu, 31 Maret 2019 | 10:28 WIB

Terkini

Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow

Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:30 WIB

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:24 WIB

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

Penjual Vape Khawatir Larangan Rokok Elektrik Meluas: Usaha Saya Bisa Mati

News | Senin, 02 November 2026 | 17:22 WIB

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Apa yang Akan Terjadi Jika Pinjol Tidak Dibayar?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:21 WIB

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

Bobol Padel House Coach Justin, Dua Pelaku Jual Hasil Curian Lewat Facebook

News | Senin, 02 November 2026 | 17:17 WIB

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:15 WIB

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

×