Terima Kenyataan Ketidaksuburan Pasangan dengan Lakukan Hal Ini

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Rabu, 24 April 2019 | 16:10 WIB
Terima Kenyataan Ketidaksuburan Pasangan dengan Lakukan Hal Ini
Ilustrasi menerima ketidaksuburan pasangan. (Shutterstock)

Suara.com - Terima Kenyataan Ketidaksuburan Pasangan dengan Lakukan Hal Ini. 

Menghadapi kenyataan tak bisa mengandung dan melahirkan anak, atau sulit, maupun harus menunggu lama memiliki seorang bayi, adalah hal yang berat bagi banyak pasangan.

Mungkin, mereka harus menerima banyak pertanyaan mengenai hal ini. Jika Anda dan pasangan sedang menghadapi hal tersebut, sebenarnya ada banyak cara yang bisa membuat Anda bertahan dan melewati cobaan yang begitu sulit ini bersama.

Berikut adalah beberapa tips yang tidak hanya membantu Anda dan pasangan bertahan dengan infertilitas, tetapi juga memperkuat pernikahan, yang dilansir Motherly.

1. Jangan saling menyalahkan

Bahkan jika masalah utamanya adalah sperma yang berenang lambat atau PCOS, jangan saling menunjuk atau menyalahkan. Hal ini tidak akan memiliki hasil yang positif. Siapapun yang memiliki masalah infertilitas juga jangan pernah merasa bersalah atau bertanggungjawab atas ketidakmampuan memiliki anak. Saling menyalahkan akan membuat kondisi lebih buruk, masalah harga diri dan membuat Anda semakin stres secara emosional.

2. Saling mendukung

Saat mencoba untuk hamil, Anda dan pasangan mungkin mengalami kekecewaan dalam setiap usaha yang dilakukan, bulan demi bulan, tahun demi tahun yang dapat melemahkan harapan pasangan yang ingin memiliki anak.

Emosi selama masa-masa ini bisa berubah dari kesedihan ke kemarahan ke keraguan untuk berharap. Dengan menjadi pasangan yang saling mendukung, Anda dan pasangan bisa menjadi seseorang yang berbeda dan menyikapi segalanya lebih positif.

baca juga

3. Diskusikan opsi dengan jujur

Saat mempertimbangkan perawatan kesuburan, jelas pihak penting pertama yang menimbang (di samping Anda dan pasangan) haruslah spesialis kesuburan. Setelah tes, dokter akan meninjau opsi perawatan, proses, dan biaya. Sebagai pasangan, tinjau opsi dan lakukan diskusi dengan terbuka. Baik masalahnya ada pada Anda maupun pasangan.

4. Pahami dan hormati perasaan dan pendapat pasangan Anda

Perasaan dan pendapat yang berbeda juga mungkin akan menyertai dalam madalah infertilitas. Bahkan jika pasangan Anda menyatakan keinginan yang sama untuk terus maju dengan perawatan kesuburan, ia mungkin tidak setuju tentang pembiayaan, waktu, atau prioritas perawatan atas tujuan hidup lainnya.

Bicarakan tentang perasaan dan pendapat Anda, dan cobalah untuk memahami sudut pandang pasangan Anda.

5. Buat rencana, dan bekerja bersama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Makin Adem, Ini Tips Baikan dengan Pasangan

Biar Makin Adem, Ini Tips Baikan dengan Pasangan

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 08:07 WIB

Alasan Mau Punya Anak, Pasutri Minta Para Tetangga Masak Buat Mereka

Alasan Mau Punya Anak, Pasutri Minta Para Tetangga Masak Buat Mereka

Lifestyle | Selasa, 23 April 2019 | 19:05 WIB

Berusaha Keras Punya Anak, Wanita Ini Kaget Tahu Fakta tentang Suaminya

Berusaha Keras Punya Anak, Wanita Ini Kaget Tahu Fakta tentang Suaminya

Health | Senin, 08 April 2019 | 18:55 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×