Ketombe di Alis Bikin Tak PeDe, Begini Cara Menanganinya

Vania Rossa Suara.Com
Kamis, 25 April 2019 | 13:02 WIB
Ketombe di Alis Bikin Tak PeDe, Begini Cara Menanganinya
Ilustrasi ketombe di alis. (Shutterstock)

Suara.com - Ketombe di kulit kepala saja sudah bikin malu, apalagi ketombe di alis. Iya, kan?

Ketombe sama sekali tidak menyenangkan. Selain merusak penampilan, ketombe juga membuat kulit yang ditumbuhinya menjadi gatal dan berminyak. Bisa dibayangkan kalau ketombe ikut muncul di alis.

Ya, ketombe tak hanya bisa muncul di kulit kepala. Ketombe bisa muncul di semua bagian tubuh yang memiliki rambut, mulai dari alis, dada, selangkangan, dan bokong.

Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan ketombe di alis bisa muncul? Dilansir dari Womens Health Mag, penyebab ketombe di alis umumnya adalah eksim atau dermatitis kontak.

Menurut Ilyse Lefkowicz, MD, dokter spesialis kulit, awalnya Anda akan melihat bercak merah muda atau merah dengan sisik yang cenderung berminyak.

Mirip dengan cara Anda merawat kulit kepala, untuk mengatasi ketombe di alis, Anda harus membersihkan bagian yang berketombe dengan sampo anti-ketombe. Setelah itu, aplikasikan pelembap pada area kulit yang kering atau bersisik.

“Namun, jika pengelupasannya parah atau menyebabkan bercak merah, saya akan merekomendasikan Anda untuk menemui dokter kulit,” saran Dr. Lefkowicz. Dokter mungkin akan meresepkan krim antijamur topikal atau krim steroid topikal jangka pendek untuk mengendalikan serpihan.

Dan sama seperti penanganan jerawat, Anda harus menjauhkan tangan dari menggaruk alis. Jangan pernah mencoba untuk menghilangkan serpihan di area alis yang meradang dengan cara menggaruknya, karena ini hanya akan memperburuk kondisi peradangan. Meskipun terlihat mirip, serpihan ini lebih kompleks daripada sekadar kulit kering dan mengelupas. Jadi, Anda tidak bisa hanya mengelupasnya.

"Hindari zat-zat seperti asam glikolat, benzoil peroksida, obat-obatan jerawat, atau krim anti-penuaan, karena ini hanya akan menyebabkan iritasi lebih lanjut," tambah Dr. Lefkowicz.

Baca Juga: Alis Bayi Ini Bentuknya Mirip Cicak, Kok Bisa?

Nah, pertanyaan penting selanjutnya, apakah masih diperkenankan membentuk alis saat ketombe sedang muncul? Menurut Dr. Lefkowicz, selama kondisi dermatitis seboroik penyebab ketombe ini aman dan terkendali, Anda boleh meneruskan kebiasaan membentuk alis seperti biasa. "Tetapi hanya jika peradangan terkendali," ia memeringatkan. "Jika ada tanda-tanda peradangan, saya sarankan untuk menahan diri."

Satu hal tambahan yang perlu diingat sebelum Anda mengisi lengkungan alis, selalu lembapkan area tersebut dengan pelembap untuk menciptakan permukaan yang halus. Jika tidak, pensil alis Anda mungkin akan memicu terkelupasnya kulit dan menimbulkan serpihan ketombe baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI