Melongok Pasar Seni Ubud, Surganya Pernak-Pernik Khas Bali

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 26 April 2019 | 10:42 WIB
Melongok Pasar Seni Ubud, Surganya Pernak-Pernik Khas Bali
Pasar Seni Ubud. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Kawasan Ubud, Bali merupakan surga bagi Anda yang ingin mencari pernak-pernik khas Bali untuk dijadikan oleh-oleh. Salah satu pusatnya adalah Pasar Seni Ubud yang menjadi lokasi syuting film Eat, Pray, Love.

Pasar tradisional ini kerap kali didominasi oleh wisatawan asing. Wajar, karena Ubud adalah salah satu destinasi alternatif favorit turis mancanegara selain pantai dan hiburan malam di Kuta maupun Seminyak.

Ketika Suara.com mengunjungi pasar seni ini di sore hari, para penjaja tampaknya mulai menawarkan barang dengan harga awal yang terjangkau. Hanya perlu menawarnya setengah harga hingga pedagang luluh untuk menurunkan tawaran awalnya.

Pasar Seni Ubud. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)
Pasar Seni Ubud. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Untuk sebuah tas rotan berwarna putih misalnya, penjual Ni Luh Sukma menawarkannya dengan harga Rp 150 ribu. Saya pun mencoba menawarnya dengan harga Rp 50 ribu. Sukma mulai menurunkan harganya secara bertahap, hingga akhirnya ditemukan kesepakatan sebesar Rp 70 ribu. Senangnya, saya punya tas baru dengan harga di bawah pasaran.

Selain tas rotan, Anda juga bisa menemukan kain Bali yang terkenal adem, sandal, lukisan aroma terapi, hingga pernak-pernik rumah tangga seperti mangkok kayu hingga alat musik tradisional sebagai oleh-oleh yang antimainstream.

Meski dijajakan di pasar tradisional, kualitas pernak-pernik di Pasar Seni Ubud ini tak kalah dengan barang yang dijajakan di butik. Tak hanya wisatawan domestik, para turis mancanegara pun juga tak kalah lihai dalam menawar barang yang dijajakan di pasar ini.

"Kalau turis kita nawarnya pakai kalkulator. Untuk mempermudah komunikasi. Tapi memang harga yang kita patok untuk wisatawan asing sedikit lebih tinggi dibandingkan kalau turis lokal yang datang," ujar Ni Luh Sukma, salah seorang pedagang kerajinan rotan yang ditemui Suara.com.

Pasar Seni Ubud. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)
Pasar Seni Ubud. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Selain tas rotan, di Pasar Seni Ubud Anda bisa mendapat kaos khas Bali dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan membelinya di pusat oleh-oleh. Untuk 7 buah kaos Barong khas Bali saya bisa mendapatkannya seharga Rp 100 ribu saja.

Umumnya barang yang dijual antar kios tak jauh berbeda. Namun tipsnya, jangan takut untuk menawar agar Anda bisa mendapatkan harga yang terbaik.

baca juga

Jika Anda tertarik mengunjungi Pasar Seni Ubud ini, maka lebih baik memarkirkan kendaraan Anda di pusat parkir yang berjarak sekitar 750 meter dari Pasar Seni. Pasalnya, Pasar Seni Ubud tak menyediakan banyak space untuk parkiran kendaraan roda empat. Bahkan terkadang juga memakai bahu jalan untuk ruang parkir sehingga mengganggu pejalan kaki. Sembari berjalan kaki menuju Pasar Seni, Anda juga bisa mampir ke kafe di sisi kanan dan kiri jalan yang bernuansa khas Ubud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Diminta Tingkatkan Konektivitas untuk Ciptakan 4 Bali Baru

Kemenhub Diminta Tingkatkan Konektivitas untuk Ciptakan 4 Bali Baru

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 08:52 WIB

Bali Bersiap Kembangkan Wisata Kesehatan

Bali Bersiap Kembangkan Wisata Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 23 April 2019 | 18:19 WIB

7 Keseruan Cita Citata saat Liburan di Bali, Bikin Betah Banget!

7 Keseruan Cita Citata saat Liburan di Bali, Bikin Betah Banget!

Entertainment | Selasa, 23 April 2019 | 15:48 WIB

Terkini

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

3 Micellar Water Khusus Anak untuk Angkat Kotoran di Wajah Tanpa Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

4 Face Wash Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas Menurut Review

4 Face Wash Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:35 WIB

5 Mesin Cuci untuk Bisnis Laundry Skala Kiloan yang Awet

5 Mesin Cuci untuk Bisnis Laundry Skala Kiloan yang Awet

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:19 WIB

Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli

Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB