alexametrics

Naik Tahta, Ini Harta Suci Kekaisaran yang Diberikan ke Kaisar Naruhito

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Naik Tahta, Ini Harta Suci Kekaisaran yang Diberikan ke Kaisar Naruhito
Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga mengumumkan nama era baru kekaisaran Jepang "Reiwa". (AFP)

Harta suci itu diberikan sebagai bagian dari pelantikan

Suara.com - Per tanggal 1 Mei 2019 ini, Kaisar Naruhito selaku kaisar baru Jepang resmi naik tahta dan memerintah era baru.

Sehari sebelumnya, Kaisar Akihito dilaporkan sudah turun tahta dan memutuskan untuk menyerahkan kekuasaan pada anaknya karena masalah kesehatan.

Seiring dengan dilantiknya Kaisar Naruhito, Jepang pun akan memasuki era baru bernama era ''Reiwa'' yang berarti harmoni indah.

Namun, selain pergeserah dari era Heisei ke era Reiwa, ada yang istimewa dalam upacara penyerahan tahta ke Kaisar Naruhito.

Baca Juga: Pesan Terakhir Kaisar Jepang Akihito Usai Turun Tahta

Seperti dilansir dari SCMP, Kaisar Naruhito dikabarkan akan menerima harta suci kekaisaran Jepang yang bernama Sanshu no Jingi.

Harta suci ini sendiri terdiri dari 3 benda, yaitu pedang, permata, dan cermin.

Kaisar Naruhito (Wikimedia Commons)
Kaisar Naruhito (Wikimedia Commons)

Pedang yang bernama pedang Kusanagi dan permata Yasakani no Magatama tersebut akan diserahkan langsung ke Naruhito dalam kotak kayu.

Sementara, cermin Yata no Kagami akan tetap berada di Kuil Besar Ise, bangunan terpenting dalam kepercayaan agama Shinto.

Dikatakan, bentuk ketiga harta suci ini tidak pernah dilihat oleh siapa pun kecuali sang kaisar dan biksu senior dari kepercayaan agama Shinto.

Baca Juga: Kaisar Akihito Resmi Turun Tahta, Naruhito Berkuasa di Jepang

Ketiga harta ini juga sudah menjadi bagian dari upacara naik tahta sejak tahun 690 sehingga umurnya sudah ribuan tahun.

Komentar