Penyiar Radio BBC Dipecat Karena Samakan Bayi Meghan Markle dengan Simpanse

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 10 Mei 2019 | 12:41 WIB
Penyiar Radio BBC Dipecat Karena Samakan Bayi Meghan Markle dengan Simpanse
Anak Meghan Markle dan Pangeran Harry [ig @sussexroyal]

Suara.com - Penyiar radio BBC dipecat akibat cuitannya di Twitter yang dinilai mengandung unsur rasis. Danny Baker, sang penyiar, dianggap telah menghina bayi baru di kerajaan Inggris, yakni putra dari Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Dilansir dari CNN, Jumat (10/5/2019), melalui cuitan yang diposting pada Rabu, 8 Mei lalu, presenter berita BBC Radio 5 Live itu menulis, “Royal baby leaves hospital (Bayi kerajaan meninggalkan rumah sakit)" dengan menyertakan foto hitam-putih lelaki dan perempuan yang berpegangan tangan bersama simpanse dalam setelan coat dan topi.

Cuitan itu pun langsung menulai komentar dari netizen. Namun, di tengah serangan warga net, Danny Baker langsung menghapusnya dan memposting cuitan baru untuk mengklarifikasi postingan sebelumnya.

Ia menyatakan bahwa tweet itu hanya lelucon dan tidak bermaksud membuat orang-orang marah. Danny Baker beralasan ada konotasi yang keliru dari postingan tersebut

Dalam pesan kedua, Baker mengatakan bahwa tweet itu seharusnya menjadi lelucon tentang Royals vs hewan sirkus dalam pakaian mewah. Namun sayang, malah diartikan sebagai monyet dan rasis. Jadi dia harus menghapus postingan tersebut.

Sehari berselang, Baker menyatakan telah melakukan kesalahan besar. Juru bicara BBC, tempatnya bekerja juga menyampaikan hal yang sama sekaligus mengumumkan pemecatan Baker.

“Ini adalah kesalahan serius dan bertentangan dengan nilai-nilai yang ingin kami wujudkan sebagai media berita. Danny adalah penyiar yang brilian tetapi kini tidak akan lagi hadir setiap pekan untuk mengudara menyapa pendengar bersama kami.”

Setelah pengumuman itu, Barker pun memberikan tanggapan lewat Twitter. Ia merasa telah ‘dibuang’ oleh media tempatnya bekerja.

Pasangan Pangeran Harry dan Duchess of Sussex sendiri dikaruniai anak pertama pada Senin pagi (6/5/2019). Namun, bayi yang diberi nama Archie Harrison Mountbatten-Windsor baru diperkenalkan ke publik pada Rabu pagi (8/5/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Harry dan Meghan Markle Kenalkan Anak, Apa Kata Ahli Bahasa Tubuh?

Pangeran Harry dan Meghan Markle Kenalkan Anak, Apa Kata Ahli Bahasa Tubuh?

Health | Kamis, 09 Mei 2019 | 15:17 WIB

Archie Harrison, Nama Anak Meghan Markle Terinspirasi dari Pangeran George?

Archie Harrison, Nama Anak Meghan Markle Terinspirasi dari Pangeran George?

Health | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:47 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle Umumkan Nama Putera Pertama

Pangeran Harry dan Meghan Markle Umumkan Nama Putera Pertama

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 03:05 WIB

Terkini

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

×