Sudah Bantu Bebaskan 17 Napi, Kim Kardashian Buktikan Serius Belajar Hukum

Rima Sekarani Imamun Nissa, Kintan Sekarwangi

Senin, 13 Mei 2019 | 06:05 WIB
Sudah Bantu Bebaskan 17 Napi, Kim Kardashian Buktikan Serius Belajar Hukum
Kim Kardashian (Valerie Macon / AFP)

Suara.com - Sepertinya Kim Kardashian benar-benar serius mempelajari ilmu hukum, khususnya untuk menjadi seorang pengacara. Saat ini, diketahui Kim Kardashian sudah bantu bebaskan napi yang berjumlah 17 orang.

Dilansir dari laman Buzzfeed, hal tersebut disampaikan pengacara Britanny K. Barnett dan MiAngel Cody yang mengonfirmasi keterlibatan Kim dalam pendanaan '90 Days of Freedom Campaign'.

Kampanye itu membantu sejumlah napi kasus obat-obatan untuk mencari pengurangan hukuman, terutama mereka yang dihukum seumur hidup.

''Dia menggunakan wadahnya untuk menyoroti masalah ini. Dia sangat membantu kami dengan pekerjaan yang sudah lama  kami lakukan dan dia membantu kami memperkuat suara orang-orang yang terkubur hidup-hidup,'' kata Britanny.

RUpanya keterlibatan Kim Kardashian dalam membantu napi mendapatkan keadilan dimulai sejak tahun lalu. Kala itu, ia mengunjungi Gedung Putih untuk berbincangan mengenai reformasi keadilan kriminal.

Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian)
Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian)

Pertemuan itu diatur oleh penasehat senior Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner. Britanny pun mengatakan jika Kim Kardashian benar-benar bersemangat dalam kampanye ini.

Ketiga wanita itu berniat saling membantu orang-orang yang seharusnya sudah tak menghabiskan waktu di penjara.

''Orang-orang keluar penjara saat wanita-wanita berdaya bergenggaman tangan. Britanny dan aku bergenggaman tangan beberapa tahun lalu dan Kim dayang dan menggenggam tangan juga. Ini mengenai menggunakan sumber daya apa yang kamu gunakan untuk menyinari ketidakadilan Amerika,'' ujar MiAngel.

Kim Kardashian dan Kanye West bersama tiga anaknya. [Instagram]
Kim Kardashian dan Kanye West bersama tiga anaknya. [Instagram]

Kim Kardashian dan rekan-rekannya berusaha terus membebaskan lebih banyak napi yang dianggap berhak mendapatkan keadilan.

baca juga

''Kami punya ratusan orang yang kami perlu bawa ke depan dan bantu bebaskan, yang menjalani hukuman seumur hidup di bawah hukum yang sudah berubah tapi tidak ada yang menemui mereka untuk memberi bantuan,'' tutup MiAngel.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Ibu Pengganti Lagi, Kim Kardashian Siap Punya Anak ke-4

Pakai Ibu Pengganti Lagi, Kim Kardashian Siap Punya Anak ke-4

Lifestyle | Jum'at, 10 Mei 2019 | 16:00 WIB

Met Gala 2019, Inilah 5 Penampilan Selebriti yang Paling Mencuri Perhatian

Met Gala 2019, Inilah 5 Penampilan Selebriti yang Paling Mencuri Perhatian

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2019 | 12:52 WIB

Waduh, 4 Selebriti Ini Ketahuan Pernah Bercinta di Tempat Aneh

Waduh, 4 Selebriti Ini Ketahuan Pernah Bercinta di Tempat Aneh

Lifestyle | Sabtu, 06 April 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×