Alasan Kenapa Orang Suka Merekam Dirinya Sedang Berhubungan Seks

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:09 WIB
Alasan Kenapa Orang Suka Merekam Dirinya Sedang Berhubungan Seks
Ilustrasi pasangan sedang merekam dengan ponsel. (Shutterstock)

Suara.com - Ada begitu banyak orang yang bertanya-tanya seperti apa penampilan mereka saat berhubungan seks. Lainnya mungkin terobsesi untuk merekam diri mereka saat sedang melakukan aktivitas seks apapun.

Hal ini bisa dilakukan dengan memposisikan ponsel di suatu sudut kamar sambil merekamnya, atau bahkan meminta orang lain, seperti pasangannya, untuk memvideokan mereka yang sedang berhubungan seks.

Tapi, sebenarnya apa alasan di balik semua ini? Mengapa banyak orang tertarik merekam diri mereka sendiri ketika sedang melakukan aktivitas seks?

Dilansir dari laman Metro, Annabelle Knight, ahli seks dan hubungan di Lovehoney, mengatakan bahwa ada alasan yang sangat sederhana di balik ini.

"Semakin banyak orang yang merekam hubungan seks dengan pasangan mereka, karena itu menyenangkan," kata Annabelle.

Bahkan, kata dia, saat ini semakin banyak pasangan yang menonton diri mereka sendiri setelah berhubungan seks dan memulainya lagi karena mereka merasa begitu bergairah.

"Dan jika kamu akan mengenakan pakaian seksi untuk satu sesi, tentu saja kamu akan menginginkan rekamannya," kata Annabelle.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh situs kencan untuk orang-orang yang ingin berselingkuh, Illicit Encounters, mengungkapkan bahwa sepertiga dari pasangan memfilmkan diri mereka saat melakukan hubungan seks, dan tiga perempat peserta menyatakan bahwa mereka menggunakan ponsel mereka untuk 'meningkatkan' kehidupan seks mereka, baik dengan mengambil foto atau menonton video erotis (yang bisa jadi milik mereka sendiri, atau film porno).

Tetapi jika Anda mempertimbangkan untuk melakukannya sendiri, ada beberapa yang harus diperhatikan. Annabelle merekomendasikan untuk tidak mencampur alkohol dalam pembuatan film seks, serta memastikan Anda bersama seseorang yang Anda percayai untuk menyimpan rekaman pribadi tersebut.

Baca Juga: 3 Hukuman Jika Berhubungan Seks saat Puasa

"Ini bukan ide yang baik untuk merekam adegan seks dengan pasangan baru atau seseorang yang tidak Anda percayai sepenuhnya. Siapa yang tahu kemana rekaman ini mungkin akan berakhir? Anda tidak tahu dengan siapa mereka akan membagikannya," ujarnya.

Stu Nugent, pakar seks di Lelo, percaya ada alasan lain mengapa banyak orang suka membuat rekaman seksnya sendiri. Alasannya adalah erotisme diri.

"Mungkin kita semua adalah orang-orang narsisis. Kita semua ingin melihat diri kita sebagai makhluk seksual, dan dengan memfilmkan diri kita sendiri, kita dapat melakukan itu secara harfiah, berulang-ulang," katanya.

Lebih lanjut, kata Nugent, ada sesuatu yang sangat intim tentang erotisme diri, dan ada sesuatu yang secara inheren lebih seksi saat menonton diri Anda berhubungan seks

Dr. Becky Spelman, pakar hubungan di We-Vibe, setuju bahwa mungkin ada tingkat narsisme dalam proses perekaman atau menonton diri Anda sedang melakukan hubungan seks atau masturbasi.

Namun, dia menjelaskan bahwa ini mungkin berjalan lebih dalam dari sekedar ego-sentris; beberapa orang hanya menemukan kesenangan seksual dalam diri mereka sendiri, daripada pasangan mereka.

Dalam beberapa kasus, keinginan untuk melihat diri sendiri terlibat dalam aktivitas seksual di layar dapat melibatkan auto-erotisme, atau kecenderungan untuk menemukan kesenangan seksual dalam diri sendiri, bukan pada orang lain.

Dalam kasus ini, orang yang melihat diri mereka terlibat dalam aktivitas seksual dengan orang lain sebenarnya dihidupkan oleh gambar diri mereka sendiri, dan orang lain yang terlibat setara dengan mainan seks atau alat bantu lainnya.

"Terkadang ada unsur narsis untuk menonton diri sendiri di layar juga. Orang yang narsis dapat menunjukkan kecenderungan egois untuk mengagumi versi ideal citra diri dan atribut mereka, termasuk atribut seksual mereka," kata Becky lagi.

"Faktanya, bagi orang-orang yang ini, melihat gambar-gambar bergerak tentang diri mereka yang sedang berhubungan seks dapat menjadi tantangan bagi narsisme mereka, karena realitas penampilan tubuh dan kecakapan seksual mereka mungkin tidak sesuai dengan versi ideal dalam pikiran mereka," jelasnya.

Aspek yang paling penting dari membuat rekaman seks adalah bahwa kedua belah pihak ingin melakukannya. Ingat itu, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI