Lewat Yayasan RBM, 700 Anak Kurang Mampu Dapatkan Pendidikan Layak

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Senin, 03 Juni 2019 | 11:11 WIB
Lewat Yayasan RBM, 700 Anak Kurang Mampu Dapatkan Pendidikan Layak
Ilustrasi belajar di sekolah [shutterstock]

Suara.com - Maya Miranda, Bantu 700 Anak Kurang Mampu Dapatkan Pendidikan Layak.

Menebar kebaikan untuk sesama menjadi salah satu kegiatan positif yang banyak dilakukan masyarakat pada bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri seperti saat ini. Bahkan, hal ini pun selalu dianjurkan dalam Islam. 

Hal inilah yang menginspirasi Maya Miranda Ambarsari, pengusaha sekaligus sociopreneur pemilik Yayasan Rumah Belajar Miranda (RBM) melakukan berbagai kegiatan dalam yayasan miliknya. 

Yayasan RBM, memfasilitasi 700 anak kurang mampu, perempuan, dan kaum marjinal untuk mendapatkan pendidikan dan pengetahuan agama secara layak.

Maya Miranda [Suara.com/Dinda]
Maya Miranda [Suara.com/Dinda]

"Sebagai yayasan nonprofit, kami tetap mengelola RBM secara profesional dengan fasilitas terbaik, baik dari segi fasilitas, materi ajar, hingga tenaga pendidik sehingga anak-anak bisa mendapatkan pengetahuan dan pendidikan yang layak,” ujar Maya Miranda Ambarsari dalam konferensi pers "Share Our Love with Rumah Belajar Miranda belum lama ini.

Menurut perempuan yang juga pemilik e-commerce JD.ID ini, melalai pendidikan yang layaklah, setiap orang bisa memiliki kesuksesan yang juga bisa bermanfaat bagi negara secara keseluruhan. 

Di rumah belajar yang berdiri sejak 12 Maret 2012 ini, anak-anak kurang mampu bisa mengakses pendidikan secara gratis dengan fasilitas mewah dan tenaga pengajar profesional. 

Mereka mendapatkan berbagai pengajaran berkualitas mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Tahfiz Al-Quran, Marawis, dan lain Teh.

Selain memfasilitasi ratusan anak kurang mampu, RBM menyedikan wadah pembinaan agama dan pengajian rutin bagi ibu-ibu Majelis Ta’lim Ummul Choir sekaligus menaungi Majelis Ta’lim Tuli Indonesia (MTTI) yang para pesertanya merupakan penderita tuna rungu.

baca juga

“Di RBM ini, para peserta akan mendapatkan pembekalan agam Islam serta pelatihan Baca Tulis Al-Quran (BTQ) sehingga diharapkan tidak ada lagi tuna rungu yang buta baca dan tulis Al-Quran. Di sini mereka juga mendapatkan pelatihan seperti merajut, membuat roti, dan lainnya sehingga diharapkan nantinya para peserta akan mandiri,” ujar dia.

Sebagai lembaga nonprofit, sumber pendanaan Yayasan Rumah Belajar Miranda didapatkan dari berbagai kegiatan bazar, lomba, serta seminar yang dilaksanakan RBM. Selain itu, didapatkan melalui donasi para donator dan sponsor.

Salah satunya adalah dengan bekerjasama dengan merk jam tangan mewah asal Swiss, Delacour. Dalam kerjasama ini, Delacour melelang jam tangan mewah koleksi limited editionasal Swiss Delacour. hasil lelang tersebut lantad didonasikan kepada Yayasan RBM.

Hendra Theado, General Manager PT Eurobutik Bangun Indonesia, distributor jam tangan mewah asal Swiss, Delacour, mengatakan, pihaknya ingin ikut berpartisipasi membantu Rumah Belajar Miranda dengan melelang jam tangan mewah limited edition Delacour. 

“Hasil lelang dari jam tangan ini akan kami donasikan untuk membantu mensupport berbagai kegiatan yang ada di Rumah Belajar Miranda," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow, Siswa di India Bayar Uang Sekolah Pakai Sampah Plastik

Wow, Siswa di India Bayar Uang Sekolah Pakai Sampah Plastik

Lifestyle | Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:05 WIB

Latih Rasa Percaya Diri dan Jiwa Kepemimpinan Anak dengan Cara Ini

Latih Rasa Percaya Diri dan Jiwa Kepemimpinan Anak dengan Cara Ini

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 08:25 WIB

Pendidikan Jadi Kunci Penting Keberhasilan Anak

Pendidikan Jadi Kunci Penting Keberhasilan Anak

Health | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×