Kisah Instruktur Selam Hilang di Laut, Kulitnya Seperti Ditusuk Jarum

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Kamis, 13 Juni 2019 | 16:05 WIB
Kisah Instruktur Selam Hilang di Laut, Kulitnya Seperti Ditusuk Jarum
Ilustrasi hanyut di laut (Pixabay/AndreOrtolan)

Suara.com - Seorang instruktur selam berumur 60 tahun asal Singapura belum lama ini dikabarkan hilang di laut lepas selama 4 hari lamanya.

Instruktur selam yang diketahui bernama John Low itu awalnya tengah naik kapal 500 meter dari Pulau Tioman Malaysia.

Namun, akibat cuaca buruk, kapal yang ditumpangi John Low tenggelam sementara dirinya hanya sempat memegang pelampung dan tas ranselnya.

Dikutip dari laman Nextshark, Low awalnya merasa tenang dan sama sekali tidak panik.

Sayangnya, setelah lima jam terombang-ambing di laut dan tidak melihat daratan, Low mulai cemas jika dirinya tidak akan selamat.

Benar saja, instruktur selam satu ini harus menghabiskan empat hari atau sekitar 80 jam tanpa air dan makanan.

Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)
Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)

Untuk menjaga naluri bertahan hidup serta kewarasannya, John Low mengaku jika dia sempat mengajak mengobrol pelampung dan jam tangannya.

Low bahkan memanggil dua benda itu dengan sebutan "Boy" dan "Brother".

Tak sampai di sana, perjuangan Low rupanya makin berat akibat sengatan sinar matahari yang membut kulitnya terbakar.

baca juga

"Jika kau membiarkan kepalamu di atas air, kau akan terbakar sinar matahari di wajah," ujarnya. "Satu-satunya cara adalah memasukkan wajahmu ke dalam air."

Tetapi, bukannya menghilangkan sensasi terbakar matahari, John Low menyebutkan jika hal tersebut malah membuat wajahnya seperti ditusuk seribu jarum.

Meski begitu, Low tak punya pilihan selain menahan rasa sakit itu karena kulitnya sudah terlanjur terbakar dan terkelupas.

Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)
Kisah instruktur selam hilang di laut (facebook.com/John Low)

Terakhir, Low juga menyebutkan bahwa dirinya sempat dikelilingi hiu dan ikan barakuda saat terombang-ambing di laut.

"Aku bisa merasakan ikan tersebut. Kau merasakan sirip, kau merasakan gigitan, kau merasakan sesuatu bergerak dan mengelus kakimu," kisahnya. "Sensasi itu datang dan pergi."

"Masalahnya adalah, ketika kau mulai memikirkannya, kau merasa takut kehilangan kaki atau lenganmu."

Untunglah, setelah 4 hari, awak kapal kargo bernama Diogo Cao menemukannya dan membawanya pulang ke Singapura.

Akibat insiden ini, John Low juga dikabarkan mengalami infeksi paru-paru dan gagal ginjal serta masih dalam masa pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Indonesia dan Singapura Bentuk Gugus Tugas Lacak Aliran Dana Pembakar Hutan

Indonesia dan Singapura Bentuk Gugus Tugas Lacak Aliran Dana Pembakar Hutan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

Menlu Singapura Mendadak Datang Minta Waktu Bertemu, Prabowo Siap Terima Sore Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Menlu Singapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Singapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura

Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×