Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:21 WIB
Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menandatangani persetujuan alokasi ekspor LNG untuk BP dan Shell di Singapura. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Bahlil menyetujui ekspor LNG ke Singapura untuk BP dan Shell.
  • Ekspor gas pipa dipangkas 31 BBTUD sejak 24 Oktober 2026.
  • Pemerintah menjaga pasokan domestik tanpa menghentikan ekspor LNG.

Suara.com - Pemerintah tetap membuka keran ekspor gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) ke Singapura meski sebelumnya memangkas pasokan gas pipa ke negara tetangga tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah menandatangani persetujuan alokasi ekspor LNG untuk BP dan Shell di Singapura.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan, persetujuan tersebut diberikan bersamaan dengan alokasi gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk PT PLN (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

"Kemarin Bapak Menteri juga menandatangani untuk ekspor LNG-nya ke BP Singapura dan juga Shell Singapura," kata Djoko dalam acara FEED Completion INPEX Masela Ltd for Abadi LNG Project di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Menurut Djoko, pengurangan volume ekspor tidak menghentikan aliran gas Indonesia ke Singapura. Pasokan yang dikirim ke negara tersebut masih tergolong besar.

Pengisian LNG dari Kilang Donggi Senoro ke Kapal Kargo LNG MT Aquarius di Desa Uso, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/10).
Pengisian LNG dari Kilang Donggi Senoro ke Kapal Kargo LNG MT Aquarius di Desa Uso, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/10).

"Meskipun kita mengurangi sedikit, tapi kita ekspor tetap konsisten banyak ke Singapura," ujarnya.

Keputusan memberikan persetujuan ekspor LNG ini muncul setelah pemerintah memangkas penyaluran gas pipa ke Singapura sebesar 31 BBTUD sejak 24 Oktober 2026. Pemangkasan tersebut dilakukan dari total kontrak sebesar 409,55 BBTUD untuk memenuhi kebutuhan energi domestik sekaligus mengakomodasi pekerjaan pemeliharaan atau shutdown.

Dengan pengurangan tersebut, volume penyaluran gas pipa yang terdampak mencapai sekitar 7,6% dari total kontrak. Pemerintah sebelumnya menyatakan pemangkasan sekitar 8% itu masih berada di bawah batas toleransi kontrak sebesar 10%, atau sekitar 91–92 BBTUD, sehingga tidak melanggar perjanjian kerja sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Medco Rajin Ekspor Gas ke Singapura, Kontrak Jumbo Berakhir 2028

Medco Rajin Ekspor Gas ke Singapura, Kontrak Jumbo Berakhir 2028

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura

Tok! Bahlil Tandatangani Ekspor LNG ke Singapura

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus

Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:17 WIB

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Masyarakat Mulai Berburu Dolar, Rupiah Semakin Lemah

Masyarakat Mulai Berburu Dolar, Rupiah Semakin Lemah

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Profil Alvin Tedjo Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Walkot di Kanada

Profil Alvin Tedjo Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Walkot di Kanada

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Apa Bedanya Telur Bebas Sangkar dan Telur Biasa?

Apa Bedanya Telur Bebas Sangkar dan Telur Biasa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen

Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas

Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

×